Skip to main content

BUMN Bakal Rekrut 11 Ribu Tenaga Kerja, Generasi Z Jadi Prioritas

Jsjsksk
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno. (Int) 

KABAR.NEWS, Jakarta - Dalam beberapa tahun terakhir, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)) mempunyai target untuk merekrut sebanyak 50 ribu karyawaan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pidato inaugurasi Program Perekrutan Bersama (PPB). 

 

Untuk tahun ini, perekrutan akan dilakukan sebanyak 11 ribu karyawan, dimana terbagi dalam beberapa tahap. Tahap pertama telah direkrut sebanyak 3.310 karyawan baru. Tahap kedua akan dibuka tahun ini.

 

"Tahun ini mungkin masih ada batch (tahap) kedua. Ini kan baru batch pertama," ujarnya.

 

Ia menambahkan, merekrut karyawan baru dari generasi Z saat ini akan mendorong ketertinggalan BUMN secara global.

 

"Saya yakin 10 tahun dari sekarang BUMN-BUMN kita sudah harus semua bermain di pasar global, dan beberapa minimal harus menjadi 10 terbesar dan beberapa menjadi 100 terbesar dunia," ujar Rini, Jumat (23/8).

 

Selain itu, BUMN membutuhkan pemikiran-pemikiran Generasi Z sebagai 'loncat katak' atau lompatan inovasi dalam membangun BUMN di masa mendatang.

 

"Direksi BUMN perlu mengoptimalkan Generasi Z karena memang kalau kita lihat 10 atau 20 tahun mendatang kompetisinya sudah sangat berbeda dibanding 10 tahun yang lalu," jelas Rini.

 

 

Generasi Z merupakan generasi masyarakat yang lahir pada rentang tahun 1995 hingga 2010. Generasi Z muncul bersamaan dengan berkembangnya teknologi dan informasi.

 

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro menyampaikan tahun ini BUMN membutuhkan total sekitar 11 ribu karyawan. 

 

Proses perolehan karyawan baru dilakukan dalam Program Perekrutan Bersama (PPB) yang sudah digodok selama tiga tahun terakhir. Perekrutan ini dikoordinasi oleh forum human capital BUMN yang diikuti 116 perusahaan milik negara.

 

Ketua Forum Human Capital Indonesia Herdy Harman menyebutkan pada registrasi tercatat ada 995.959 yang ikut registrasi dan 583.550 yang memulai proses administrasi. 

 

Pada tahap pertama, Kementerian BUMN menerima sebanyak 3.310 karyawan baru. Secara rini, terdiri dari 2.937 reguler, 177 penyandang disabilitas dan 196 KTI (Kawasan Timur Indonesia). 

 

 

loading...