Skip to main content

Beda Pilihan Cakades, Satu Rumah Warga di Jeneponto Dibongkar

Beda Pilihan Cakades, Satu Rumah Warga di Jeneponto Dibongkar
Kerangka rumah panggung milik Ridu di Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto setelah dibongkar pada Senin (21/10/2019). (IST)

KABAR.NEWS, Jeneponto - Pemilihan Kepala Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum digelar. Tapi, satu rumah warga harus dibongkar lantaran berbeda dukungan calon kepala desa (cakades).


Rumah warga yang dibongkar tersebut adalah milik Ridu (38). Rumahnya dipaksa dibongkar oleh pemilik tanah di atas bangunan rumah tersebut karena Ridu mendukung cakades lain.


Baca juga: Capai Rp 15 miliar, Pengajuan Anggaran Pilkada Maros dari Bawaslu Belum Disetujui 

Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul membenarkan adanya pembongkaran rumah tersebut. Menurut dia, pemilik tanah menginginkan agar Ridu ikut mendukung dan memilih cakades jagoannya yaitu Muh. Amir pada Pilkades November nanti.


Namun, Ridu diketahui mendukung calon lain yakni Mustafa Rola. Karena enggan mengikuti perintah pemilik tanah, pria yang sehari-harinya sebagai nelayan tersebut terpaksa harus membongkar rumah panggung miliknya pada Senin (21/10/2019) kemarin.


"Pembongkaran tersebut dilakukan oleh pemilik rumah karena berbeda pilihan dengan pemilik tanah, tempat rumah Ridu berdiri pada Pilkades Arungkeke," ungkap Syahrul, Senin kemarin.

 

Sementara Bhabinkantibmas Desa Arungkeke, Aipda Irsan Nusu, menjelaskan, sebelum Ridu diminta membongkar rumahnya, dia sempat dipanggil oleh pemilik tanah.


Baca juga: Ketua DPRD Sinjai Hadiri Upacara Hari Santri 2019

"Awalnya Ridu dipanggil sang pemilik tanah, namun si punya rumah enggan ke sana, soalnya Ridu sudah tahu jika Ia diarahkan ke salah satu calon kades," kata Aipda Irsan, kepada KABAR.NEWS, Selasa (22/10/2019).


Setelah rumahnya diminta dibongkar oleh pemilik tanah karena berbeda dukungan di Pilkades Arungkeke Jeneponto, Ridu bersama keluarganya saat ini menumpang di rumah orang tuanya.


Akbar Razak/B

 

loading...