Skip to main content

Ada Luka Lebam di Mayat Wanita Terbungkus Kain Seprei

mayat
Warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar digegerkan dengan jasad wanita tanpa identitas terbungkus kain sprei di tepi Sungai Je'neberang, Senin (18/11/2019).(ist)


KABAR.NEWS, MAKASSAR - Aparat kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat wanita terbungkus kain seprei, yang sempat mengegerkan warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Senin (18/11/2019) pagi tadi.


Dari hasil pemeriksaan awal pihak Dokter Polisi (Dokpol), ditemukan beberapa tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh jasad wanita tanpa identitas, yang ditemukan di tepi Sungai Je'neberang, tersebut.


Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara, Kombes Pol Dr Farid Amansyah, mengatakan, dari hasil pemeriksaan, umur wanita naas tersebut diperkirakan 40 sampai 50 tahun.


"Iya ada tanda kekerasan, ada kita dapatkan lebam di rahang sebelah kiri. Luka itu belum berarti penyebab kematiannya nanti hasilnya kalau sudah outopsi, masih indentifikasi dulu. Kita indentifikasi lewat giginya, umurnya sekitar 40 sampai 50 tahun," ungkapnya.


BACA JUGA:


Ia menambahkan, pihaknyapun hingga saat ini masih berusaha mengidentifikasi identitas korban melalui sidik jarinya, namun belum membuahkan hasil.


"Identifikasi hari ini kita coba dengan sidik jari belum kita dapatkan identitasnya, berarti yang bersangkutan belum pernah data kependudukan, karna kalau ada langsung muncul di sistim inafis," jelasnya.


Farid lebih lanjut mengemukakan bahwa pihaknya belum bisa melakukan outopsi terhadap jasad korban. Pasalnya, pihaknya masih menunggu persetujuan keluarga korban.


"Luka lebamnya yang menonjol satu, tapi kita belum lakukan pemeriksaan lanjut, karna menunggu indentitas korban siapa tau ada keluarga, dan kita minta persetujuan outopsi, tapi kalau sudah 2x24 jam polisi bisa outopsi," bebernya.


Sebelumnya, warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar digegerkan dengan jasad wanita tanpa identitas terbungkus kain sprei di tepi Sungai Je'neberang, Senin (18/11/2019).


Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Amiruddin mengatakan bahwa mayat wanita tersebut ditemukan pertama kali oleh juragan kapal yang curiga dengan sesuatu yang berada di tepi sungai. Mayat wanita tersebut saat ditemukan dalam keadaan tertelungkup. Terbungkus kain sprei dalam kondisi terikat. 


"Yang ditemukan tadi jasad seorang perempuan yang terbungkus kain sprei dalam keadaan tertelungkup, kain pembungkusnya terikat dari luar. Kalau untuk tanda-tanda kekerasan nanti sya koordinasikan dengan Dokpol," ungkap Arif.

 

Reza Rivaldy/B

 

loading...