Skip to main content

9 BUMN Jalin Kerjasama Bidang Infrastruktur dengan Afrika dengan Nilai Rp11 Triliun

9 BUMN Jalin Kerjasama Bidang Infrastruktur dengan Afrika dengan Nilai Rp11 Triliun
Mentri BUMN Rini M Soemarno. (Int)

KABAR.NEWS - Beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan kerjasama dengan Afrika dengan nilai transaksi Rp11 triliun. 

 

Kegiatan tersebut digelar di Bali, Selasa (20/8) yang dilakukan di depan Presiden Joko Widodo dan Mentri BUMN Rini M Soemarno. 

 

Bentuk kerjasama yang dibangun dengan pihak Afrika yakni pembangunan infrastruktur. Perusahaan yang tergabung dalam perjanjian ini di antaranya, PT.Wijaya Karya (Persero), PT.Waskita Karya (Persero), PT.Kimia Farma Tbk, PT.Bio Farma (Persero) Tbk, PT.INKA (Persero), PT.Len Industri (Persero) dan PT.Kereta Api Indonesia (Persero).

 

Negara Afrika memang merupakan tujuan investasi dan ekonomi negara-negara berkembang lainnya, hal ini dilatarbelakangi adanya perkembangan yang cukup pesat di negara-negara Sub-Sahara Afrika. 

 

Stigma negatif yang selama ini terbangun di negara tersebut kini telah bertransformasi menjadi negara dengan perkembangan ekonomi yang cepat dan sangat potensial. 
Apalagi kerjasama antara Indonesia dan Afrika bukanlah hal yang baru terjadi. Selain itu hubungan bilateral antara kedua negara ini telah terbangun dalam bentuk solidaritas politik dan hubungan sosial dan budaya sejak 
dulu.

 

WIKA akan berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur di beberapa negara Afrika seperti, Pelabuhan Terminal Liquid (bulk liquid terminal) di Zanzibar-Tanzania dengan nilai US$ 40 juta, kawasan bisnis terpadu (mixed used complex-Goree Tower) di Senegal dengan nilai investasi US$ 250 juta dan pembangunan rumah susun (social housing) di Pantai Gading senilai US$ 66 juta.


Sementara itu untuk PT INKA (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Len Industri (Persero) dan PT KAI (Persero), kerja sama dilakukan di sektor perkeretaapian. Keempat BUMN tersebut membentuk konsorsium bernama Indonesia Railway Development Consortium (IRDC) membangun infrastruktur kereta api di kawasan tersebut.

 

Dikutip dari CNNIndonesia, Menteri Rini mengatakan kesepakatan ini merupakan bentuk bukti kepercayaan Afrika kepada BUMN Indonesia. 

 

"Kerja sama ini menjadikan BUMN meningkatkan pelayanan bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Saya berharap dengan ini BUMN yang melakukan kerjasama ini bisa menjadi perusahaan kelas dunia," kata Rini.

 

Sementara itu Jokowi mengatakan Indonesia siap untuk meningkatkan kerja sama dengan Afrika.  "Saya ingin pastikan dan tekankan Indonesia adalah teman yang terpercaya. Ini saatnya Indonesia dan Afrika dapat menuangkannya dalam langkah-langkah yang nyata, cepat dan taktis demi mewujudkan masyarakat Afrika yang makmur sejahtera dan bersatu," ujar Jokowi.

 

loading...