Indah: Almarhum Husler Pemersatu Keberagaman

- Kenang sosok almarhum

Indah: Almarhum Husler Pemersatu Keberagaman
Bupati Kabupaten Luwu Utara Indah Putri Indriani (kiri) salam komando dengan Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, saat menerima bantuan banjir pada Juli 2020. (Dok. Diskominfo Lutra)






KABAR.NEWS, Masamba - Tana Luwu berduka. Salah satu putra terbaiknya, Muhammad Thorig Husler (MTH), kini kembali ke pangkuan Ilahi. Hujan air mata pun mengiringi kepergiannya. 


Bupati Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tersebut pergi untuk selama-lamanya dan meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagi Bupati Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani. 


Di mata Indah, Husler adalah sosok pemersatu keberagaman. Hal itu ditulis Indah dalam akun fanpage resminya @Indah Putri Indriani, Kamis (24/12/2020), beberapa saat setelah Husler dikabarkan meninggal dunia di RS Wahidin, Makassar, pukul 08.00 WITA. Ia juga menuliskan ucapan duka yang mendalam atas kepergian Husler.


“Innalillahi wa innailaihi rojiuun”. Duka cita mendalam dari kami pribadi dan keluarga, beserta seluruh jajaran Pemda Luwu Utara. Insya Allah, Pak Husler husnul khotimah. Semoga amal kebaikan beliau diterima Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan,” tulis dia lagi.


Lanjut Indah menuliskan, Husler adalah orang yang sabar dan memiliki performance yang santai. Meski begitu, di mata Indah, Husler adalah sosok yang sangat gigih dan memiliki sisi kemanusiaan yang selalu hadir menguatkan dan iku membantu ketika terjadi bencana.


“Sulawesi Selatan, khususnya Luwu Timur, tentu kehilangan sosok pak Husler yang dikenal sebagai pemersatu keberagaman. Beliau orang baik dan sabar,” imbuh dia. 


Indah juga mengenang saat-saat dirinya dan Husler melakukan pemeriksaan kesehatan karena kedua Bupati bertetangga ini ikut dalam pesta demokrasi Pilkada Serentak 2020 lalu.


“Interaksi terakhir secara langsung dengan almarhum adalah saat pemeriksaan kesehatan Bacalon di PCC Makassar selama 2 hari. Beliau sangat rileks dan banyak bercanda kala itu." kenang Indah. Sekadar diketahui, Husler sebelum menghembuskan nafas terakhir, sempat dirawat di RS karena penyakit paru-paru.