Skip to main content

Imigrasi Makassar Bakal Deportasi Dua WNA Pelaku Skimming

WNA
Kepala Imigrasi Makassar, Andi Pallawarukka saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar. (KABAR.NEWS/Lodi Aprianto)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Dua warga negara asing (WNA) asal Bulgaria, Ivo Todorov dan Stoyo Ganchev Landzhev, akan segera dideportasi oleh pihak Imigrasi Klas IA Makassar. Kedua WNA ini pernah melakukan tindak pidana kejahatan di Makassar dengan mencoba melakukan proses pembobolan ATM menggunakan tehnik skimming.

 

Keduanya ditangkap oleh Polrestabes Makassar dan sempat menjalani hukuman enam bulan penjara di Lapas Makassar. "Mereka dijerat pasal 363 ayat 3 KUHP. Saat ini sedang menunggu proses untuk dideportasi oleh Imigrasi Makassar," ucap Kepala Imigrasi Klas IA Makassar, Andi Pallawarukka, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (5/11/2018) siang.

 

Dia menerangkan, kedua pelaku tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, pada 2 Juni 2018 lalu. Setelah beberapa hari di Makassar, kedua pelaku mencoba melakukan pembobolan ATM Unit BRI Maricaya. "Mereka mengaku melakukan pembobolan ATM karena terlilit utang. Sehingga di perintahkan oleh mafia Rusia atas nama Sergey untuk melakukan skimming," tambahnya.

 

Saat melakukan aksinya, mereka menargetkan ATM yang sepi dengan pengunjung. Namun saat beraksi, perbuatan mereka dipergoki oleh pihak security bank. Keduanya sempat dalam pengejaran dan tak lama kemudian berhasil diringkus oleh aparat Polrestabes Makassar.

 

  • Lodi Aprianto

 

loading...