Ikut Vaksinasi Covid-19, Pelajar di Jeneponto Harap Sekolah Segera Dibuka

Bosan belajar daring

Ikut Vaksinasi Covid-19, Pelajar di Jeneponto Harap Sekolah Segera Dibuka
Salah seorang pelajar di SMK Negeri 1 Jeneponto mengikuti vaksinasi Covid-19. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto -  Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, seperti daerah lainnya, belum membuka sekolah untuk pembelajaran tatap muka karena pandemi Covid-19 dan vaksinasi pelajar belum selesai.


Belajar secara daring atau online tentu membuat sebagian siswa merasa bosan. Hal itulah yang dirasakan oleh siswi SMK Negeri 1 Jeneponto bernama Fahmida Shiasta Nafisa. Ia memutuskan ikut vaksinasi Covid-19 agar sekolah segera dibuka.


"Besar harapan kita agar bisa 100 persen belajar tatap muka karena sekarang cuma 50 persen, karena kalau cuman 50 persen, guru juga susah karena guru mengajar daring sama tatap muka jadi agak pusing," kata Fahmida saat ditemui di lokasi vaksinasi, Kamis (2/9/2021).


Dia menyebut, sejak belajar secara daring, dirinya merasa sistem pembelajaran menjadi tidak teratur. Namun, itu semua tergantung pada diri masing-masing.


"Kalau belajar daringnya tergantung dari kita sebdiri kalau kita jarang ikut vicon atau absen di grup pelajaranya agak susah. Tapi kalau kita rajin ikut belajar lewat daring, gampang belajarnya, kalau saya teratur karena tidak pernah alfa dalam belajar," jelasnya.


Selain itu, dia mengatakan, efek yang dirasakan usai divaksin adalah kondisi badan semakin vit. Tapi, ia mengaku merasa pegal di bagian badan. 


"Sebenarnya takut divaksin karena banyak yang bilang sudah vaksin banyak meninggal. Tapi saya tidak percaya jadi tidak takut. Untuk apa takut kalau demi kebaikan," tegas Fahmida.


Dia juga sudah menyampaikan kepada orang tuanya mengenai keinginannya untuk divaksin Covid-19. Permintaan Fahmida mendapat respon positif. Hanya saja, dirinya disarankan untuk banyak beristirahat.


"Orang tua ku tergantung dari saya. Kalau mau vaksin dia suruh. Tapi bapak ku dia suruh vaksin. Jadi saya juga mau vaksin," tambahnya. Olehnya itu, dengan harapan tersebut, ia dan sejumlah teman satu sekolahnya semangat disuntik vaksin.


Penulis: Akbar Razak/B