Iksan Minta Pejabat RSUD Jeneponto Mundur Jika Tak Amanah

Disampaikan saat sidak

Iksan Minta Pejabat RSUD Jeneponto Mundur Jika Tak Amanah
Bupati Jeneponto saat memangil sejumlah pejabat di RSUD Lanto Daeng Pasewang.






KABAR.NEWS, Jeneponto - Bupati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Iksan Iskandar, melakukan inpeksi mendadak (Sidak) di empat organisasi perangkat daerah (OPD) setempat, Selasa (23/2/2021).


Di RSUD Lanto Daeng Pasewang, Iksan mengumpulkan semua pejabat, mulai Direktur, KTU, Kepala Bidang, Kepala Seksi hingga PPTK kegiatan. Setelah dikumpulkan, mereka kemudian di suruh satu persatu untuk menyampaikan kendala yang mereka hadapi.


Iksan Iskandar mengaku, setelah mendegar komentar para pejabat, ia menemukan adanya miss manajemen yang terjadi di internal RSUD Lanto Daeng Pasewang.


"Setelah semua memberikan pemaparan ternyata di PPTK ada keterlambatan dalam menyelesaikan LPJ kegiatannya yang akhirnya berpengaruh terhadap 
kebutuhan data-data yang di perlukan," ujarnya.


Iksan juga mengatakan, manajerial di RSUD dinilai tidak berjalan sesuai harapan. Akibatnya, secara tegas, Bupati memberikan warning kepada pejabat untuk segera membenahi manajemen RSUD. Jika tak mampu, mereka dipersilahkan mundur dari.


"Suguhkan kami berita dan prestasi yang baik. Ketika tidak mampu berkinerja baik dan tidak mampu mengemban amanah, kami persilahkan juga untuk mundur dari jabatan," tegasnya.


Eks Ketua Golkar Jeneponto ini menyampaikan bahwa beberapa tahun terakhir, Pemkab Jeneponto menargetkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Tapi, belum tercapai. 


"Hal ini disebakan oleh kinerja beberapa OPD yang masih dibawa dari target yang kita tetapkan," jelasnya.


Olehnya itu, dia mengaku turun untuk memastikan apakah semua OPD berjalan selaras dalam mencapai visi dan misi. "Dan rencana srtategis yang telah kita tetapkan untuk Jeneponto smart," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B