HUT ke-48, PDIP Sulsel: Ajang Intropeksi Diri

PDIP Sulsel membagikan 1.062 tumpeng.

HUT ke-48, PDIP Sulsel: Ajang Intropeksi Diri
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (kanan) bersama pengurus PDIP Sulsel dalam rangka HUT ke-48 PDIP di Sekretariat PDIP Sulsel.






KABAR.NEWS, Makassar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan merayakan HUT ke-48 dengan cara sederhana di tengah pandemi Covid-19. Bagi pengurus DPD PDIP Sulsel, HUT ke-48 menjadi ajang autokritik atau intropeksi diri apa yang telah dicapai.

Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni mengatakan mengatakan perayaan HUT ke-48 kali ini digelar cukup berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ini PDIP Sulsel memberikan kado berupa 48 tumpeng yang diserahkan kepada tokoh masyarakat, panti asuhan, serta sejumlah elemen masyarakat yang terdampak akibat Covid-19. 

"Jika tahun sebelumnya kami yang mendapatkan kado (ulang tahun), tahun ini kita yang beri kado ke sejumlah elemen masyarakat seperti tokoh masyarakat, hotel, dan panti asuhan yang terdampak akibat Covid-19," ujarnya di Sekretariat PDIP Sulsel, Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, Minggu (10/1/2021). 

Anggota DPRD Sulsel ini mengatakan pada HUT ke-48 diharapkan jadi ajang autokritik bagi seluruh elemen partai untuk menjadi lebih baik lagi. 

“Tentunya di usia ke-48 kami menjadikan ajang autokritik atau introspeksi diri,” tuturnya. 

Rudy mengaku bersyukur di usia ke-48, PDIP tetap solid dan tidak muncul faksi-faksi. 

“Itu menjadi kesyukuran,”ucapnya.

Sementara Ketua HUT ke-48 PDIP Sulsel, Risfayanti Muin mengatakan berbagai kegiatan dilakukan untuk memeriahkan hari jadi partai berlambang banteng moncong putih ini. Sejumlah kegiatan yang dilakukan yakni membuat 1.062 nasi tumpeng, 48 diantaranya dari DPD PDIP Sulsel. 

“Rangkaian HUT ini akan berakhir pada 31 Mei mendatang," kata dia.

Selain tumpeng, kata Risfa sapaan akrabnya, akan ada kegiatan berupa penanaman pohon serentak, webinar, kegiatan bersih-bersih sungai, kampung, dan lomba menulis tentang PDIP sepanjang masa.