Hotel di Makassar Terancam Pidana Jika Rayakan Tahun Baru

Polisi akan bubarkan

Hotel di Makassar Terancam Pidana Jika Rayakan Tahun Baru
PJ Walikota Makassar Rudy Djamaluddin (keempat kanan) pada rapat dengan Forkopimda membahas pencegahan perayaan malam tahun baru. (KABAR.NEWS/Fitria Nugrah Madani)






KABAR.NEWS, Makassar - Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, merekomendasikan polisi memberi sanksi pidana kepada hotel atau tempat hiburan, jika merayakan malam pergantian tahun 2020 ke 2021.


Larangan perayaan tahun baru berangkat dari kondisi meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Daeng. Rudy meminta polisi tak memberi izin kepada siapapun yang menyelenggarakan event tahun baru.


"Kalau ada hotel yang melakukan itu, kami akan rekomendasikan ke pihak kepolisian untuk diberi sanksi. Hukumannya itu bisa pidana," kata Rudy Djamaluddin di Rujabnya, Makassar, Senin (14/12/2020).


Rudy mengatakan, peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Makassar terjadi secara signifikan, bahkan ditemukan hingga 60 kasus baru per harinya. 


Maka dari itu, dia menginstruksikan jajaran camat untuk memantau hotel dan pusat hiburan dan memastikan mereka tidak menggelar acara yang memicu kerumunan. 


Bahkan, Rudy menegaskan laporan yang dilengkapi dengan rekaman gambar agar ditindaklanjuti secepatnya.

"Bukan hanya hotel, seluruh tempat di mana saja tetap dilarang membuat acara apapun pada saat menyambut tahun baru," tegasnya.


Di tempat yang sama, Kapolrestabes Makassar, Kombes Witnu Urip Laksana mengatakan, pihaknya tak segan akan melakukan pembubaran jika mendapat laporan kerumunan. 


"Kita tidak segan melakukan penertiban, jika nanti ada yang ditemukan di lapangan," tandasnya.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/A