Honorer Pemkot Makassar Diduga Lecehkan Jurnalis Perempuan Saat Meliput

- Pelecehan seksual secara verbal

Honorer Pemkot Makassar Diduga Lecehkan Jurnalis Perempuan Saat Meliput
Ilustrasi kekerasan terhadap jurnalis. (Antara Foto)






KABAR.NEWS, Makassar - Seorang pegawai yang bekerja di Kantor Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal terhadap jurnalis perempuan saat meliput di kantor ini.


Pelecehan yang dilakukan oknum honorer itu terjadi pada Rabu (4/11/2020) siang tadi sekitar pukul 13.00 
Wota. Korbannya adalah seorang jurnalis perempuan berinisial F dari salah satu media online.


F menceritakan, pelecehan ini berawal saat ia sedang berjalan kaki menuju lokasi liputan di gedung Balai Kota Makassar. Di perjalanan, F terkejut melihat seorang pria yang berdiri di depan toilet tak jauh dari ruangan DM- PTSP. 

Kondisi di sekitar menurut F memang sepi. Korban merasa sudah dipantau oleh oknum honorer berbaju warna abu-abu tersebut.


"Awal-awal dia lihat saya dari tangga, dipantau begitu, pas saya lewat dia panggil-panggil bilang 'cewek-cewek'  sambil kedipkan matanya. Saya agak risih," ungkap F.


Tak hanya mengedipkan mata kepada F, honorer tersebut juga memanggil jurnalis perempuan ini 
seolah mengajak masuk ke dalam toilet.

"Pas saya lewat depannya, dia bilangmi "siniki-siniki". Kayak memanggil masuk ke WC, jadi saya bilang  
'kenapa ko, kurang ajar sekaliko'," kata F menirukan aksi pelecehan terhadap dirinya.


Sebagai jurnalis yang memang ditugaskan sejak satu tahun terakhir di Balai Kota Makassar, F mengaku baru kali ini mengalami pelecehan tersebut.


"Kalau perkiraannya usianya itu (pelaku) 50 tahunan. Bisanya-bisanya begitu kan seharusnya dia pegawai 
pemerintahan kenapa begitu kelakuannya," kata F.


Jurnalis F berencana melaporkan dugaan pelecehan seksual secara verbal itu kepada pihak kepolisian dan 
otoritas Pemkot Makassar.


Penulis: Reza Rivaldy/B