Hasil Rekapitulasi KPU Maros, Chaidir-Suhartina Menang Telak

Paslon nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari memperoleh suara terbanyak dengan perolehan 82.770 suara atau sekitar 42 persen

Hasil Rekapitulasi KPU Maros, Chaidir-Suhartina Menang Telak
Komisioner KPU Maros dan saksi pasangan caoin tandatangani hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten (IST)






KABAR.NEWS, MAROS - Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten Maros akhirnya selesai digelar oleh KPU. Rekapitulasi ini digelar sejak Rabu (16/12) siang hingga Kamis (17/12/) dini hari. 

Komisioner KPU Divisi Teknis, Mujaddid mengatakan jika pelaksanaan rekapitulasi di tingkat Kabupaten sesuai dengan tahapan yang diatur dalam regulasi, Hasil rekap tersebut kemudian dituangkan ke dalam berita acara model D Hasil Kabupaten-KWK  yang ditandatangani oleh 5 komisioner KPU Maros beserta saksi dari ketiga pasangan calon. 

"Hasilnya, Pasangan Calon (Paslon) nomor 1, Tajerimin dan Hafid S Pasha dengan perolehan sebanyak 48.308 suara atau sekitar 24 persen. Paslon nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari memperoleh suara terbanyak dengan perolehan 82.770 suara atau sekitar 42 persen, disusul oleh Paslon nomor 3, Harmil Mattotorang dan Ilham Nadjamuddin dengan perolehan 64.512 suara atau 33 persen," ungkap Mujaddid, Kamis (17/12/2020).

Mujaddin melanjutkan, dari 247.680 Daftar Pemilih Tetap (DPT), jumlah total pemilih yakni 197.104 dengan suara sah sebanyak 195.590 suara. Sementara jumlah suara tidak sah sebanyak 1.514 Suara.

"Selama proses tadi tidak ada masalah yang substantif, kalau soal perdebatan tentu ada, tapi itu adalah hal yang wajar dalam rekap, Alhamdulillah semua berjalan lancar, semua saksi bertanda tangan dan menyetujui hasil perhitungan," lanjut nya 

Terakhir, Jaddid mengatakan jika sesuai tahapan yang berlaku Pasangan calon memilik waktu 3 hari sejak penetapan untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Terkait adanya protes dari beberapa saksi Paslon, Dia mengaku kalau hal itu semua sudah dijelaskan dan telah dilakukan perbaikan di tingkat Kabupaten. Namun jika masih ada tetap dipermasalahkan maka, dipersilahkan untuk ke Bawaslu melakukan pengaduan.

"Setelah kita tetapkan tadi, maka ada waktu selama tiga hari bagi paslon untuk melakukan gugagatan ke MK, setelah itu KPU menunggu pengumuman MK mengenai registrasi perkara konstitusi kita tunggu paling lama 5 hari setelah registrasi perkara itu diumumkan, jika tak ada register perkara untuk Maros, maka kami akan tetapkan pemenang pilkada." Tutupnya.

Penulis :Fahrul Zaenuddin/B