Hasil Hitung Cepat: Usungan Golkar & NasDem Menang Banyak di Sulsel

Masing-masing 7 daerah, berhak diklaim

Hasil Hitung Cepat: Usungan Golkar & NasDem Menang Banyak di Sulsel
Petugas TPS di Kota Makassar memakai hazmat pelindung diri saat hari pencoblosan Pilkada Serentak 2020, Rabu (9/12/2020). (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar - Calon kepala daerah usungan Partai Golkar dan Partai NasDem tercatat paling banyak memenangkan pertarungan Pilkada pada 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).


Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei nasional, usungan koalisi Golkar bersama partai lain memenangkan 7 paslon pilkada di Sulsel. Dimulai dari petahana Pilkada Luwu Timur (Lutim) hingga duet Basli Ali - Saiful Arif di Pilkada Kabupaten Kepulauan Selayar.


Calon yang diusung partai berlambang beringin rimbun juga menang di Pilkada Tana Toraja, Toraja Utara dan Luwu Utara (Lutra). Selebihnya, partai  besutan Airlangga Hartarto menang dalam koalisi gemuk mengalahkan kotak kosong di Pilkada Soppeng dan Gowa.


Begitu juga NasDem, menang di Pilkada Makassar, Barru dan pengusung tunggal Muhammad Yusran Lalogau - Syahban Sammana yang menang menurut hitungan cepat di Pilkada Kabupaten Pangkep.


Baik NasDem dan Golkar, kedua partai ini sama-sama menyokong kemenangan calon tunggal di Gowa dan Soppeng serta berkoalisi di Pilkada Tator serta Selayar.


Torehan ini menurut pengamat politik UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad, berhak diklaim oleh Golkar dan NasDem, meski keduanya tak boleh menafikkan kerja-kerja partai pengusung lain.


Apalagi, mereka yang menang versi hitung cepat tak lain adalah kader partai Golkar maupun NasDem sendiri. Mereka antara lain Thorig Husler (Lutim/Golkar), Basli Ali (Golkar) dan petahana calon wakil bupati Tana Toraja, Viktor Datuan Batara (Golkar).


Adapun kader partai besutan Surya Paloh yaitu calon wakil wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, Yusran Lalogau dan Suardi Saleh di Barru. Satu lainnya adalah Luthfi Halide, calon wakil Bupati Soppeng.


"Kemenangan itu tidak terlepas kerja partai mulai proses usungan hingga kampanye. Selain pengaruh mesin partai yang didukung koalisinya, juga faktor utama kemenangan pada kandidat dan strategi politiknya," kata Firdaus saat dihubungi KABAR.NEWS, Rabu.


Khusus Golkar, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin itu berpendapat partai beringin masih kuat di beberapa daerah di Sulsel.


Sementara, Sekretaris Partai NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif mengatakan, memenangkan tujuh usungan versi hitung cepat memang sesuai target. Dia bilang, kunci kemenangan itu terletak pada kekompakan kader.


"Tadi saya sudah diberi selamat sama Prananda Surya Paloh dan Rahmat Gobel dan Waketum NasDem Ahmad Ali, karena Nasdem menang sesuai target dan NasDem Sulsel semakin mantap di bawah kepeminpinan kakak RMS apalagi berhasil menang di Kota Makassar," kata Syaharuddin via telepon.


Sayangnya, NasDem gagal memenangkan kadernya di Pilkada Lutra (Thahar Rum), Lutim (Irwan Bachri Syam), Bulukumba (Arum Spink) dan Yosia Rinto Kadang di Torut.


Setali tiga uang, kader Golkar pun gagal menang di Pilwalkot Makassar, Irman Yasin Limpo - Zunnun Halid, mendiang Malkan Amin di Barru, Bulukumba ada Andi Hamzah Pangki serta Pilkada Pangkep Andi Ilham Zainuddin - Risma dan Tajerimin di Maros.


Berikut daftar usungan partai politik di Sulsel yang menang versi hitung cepat:
 

- Nasdem (Makassar, Pangkep, Selayar, Gowa, Soppeng, Barru, Tator)


- Golkar (Selayar, Lutim, Lutra, Soppeng, Gowa, Torut, Tator)


- Gerindra (Makassar, Soppeng, Selayar, Bulukumba)


- PDIP (Lutra, Lutim, Soppeng, Gowa, Selayar)


- PAN (Gowa, Selayar, Maros, Lutra, Lutim, Bulukumba)


- PKS (Gowa, Lutim, Barru, Bulukumba)


- Demokrat (Lutra, Gowa, Soppeng, Torut, Barru)


- PKB (Gowa, Soppeng, Lutim)


- PPP (Gowa, Soppeng, Lutra, Lutim, Maros)


- Hanura (Gowa, Lutim, Maros)


- Perindo (Tator, Gowa)