Harga Kedelai Meroket, Perajin Tempe Mengeluh

sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir ini

Harga Kedelai Meroket, Perajin Tempe Mengeluh
Ketgam: Perajin tempe di Jeneponto tengah memproduksi tempe(Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pelaku usaha mengeluh dengan harga kacang kedelai yang meroket hingga Rp9.500 per kilonya.

Hal itu dirasakan oleh salah satu pengusaha industri tempe di Kampung Labuaya, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.Nasuddin (52) mengeluh dengan harga jual kedelai yang naik di pasaran. 

Sebelumnya ia mengaku biasa membeli kacang kedelai dengan harga Rp 8000 per kilonya. Semenjak harga kacang kedelai naik, ia harus merogoh kocek Rp9.500 per kilonya.

"Sebelum harga kedelai naik, terkadang harga yang biasa kita ambil itu Rp 6,500, Rp 7000 hingga Rp 8000, yang biasanya mengambil bahan baku 10 ton tiap pesanan di Makassar," ujarnya kepada wartawan, Kamis, (7/1/2021).

Kenaikan harga kedelai kata Nasruddin sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir ini. Selain itu kedelai juga sudah dirasa langkah di pasaran.

Meski demikian, pihaknya mengaku tidak mengubah ukuran tempe. Dirinya juga tetap memproduksi tempe. Hanya saja, pesanan di kurangi."Produksi tetap, tapi melonjak tinggi makanya di kurangi pesanan orang sehingga omset menurun diakibatkan harga kedelai naik," jelasnya.

Olehnya itu, ia berharap kepada pemerintah agar bisa menemukan solusi terkait melonjaknya harga kedelai, dan bisa turun seperti sedia kala."Seperti biasa agar omset dan permintaan bisa kembali normal," ungkapnya. 

Sementara itu, Staf di Badan Ketahanan Pangan(BKP) Jeneponto, Rahmat Palinrungi mengaku bahwa kedelai saat ini telah langkah.Pasalnya, ia mengaku Kabupaten Jeneponto belum pernah mendapat bantuan kedelai dari pemerintah. 

"Kedelai memang langka, apalagi di Jeneponto ini belum pernah masuk bantuan bibit kedelai beberapa tahun ini, terakhir bantuan bibit kedelai masuk pada tahun 2016 dan mengenai soal harga kedelai tersebut saya tidak tahu," pungkasnya. 

Penulis: Akbar Razak/B