Skip to main content

Hamzah Pangki "Lamar" Ketua Demokrat untuk Pilkada Bulukumba

Hamzah Pangki Pinang Ketua Demokrat untuk Pilkada Bulukumba
Sejumlah kader Golkar bertandang di kediaman Ketua Demokrat Bulukumba, Murniaty Makking. (IST)

KABAR.NEWS, Bulukumba - Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Sulsel, Andi Hamzah Pangki (AHP) melakukan penjajakan dengan Ketua DPC Demokrat Bulukumba, Andi Murniaty Makking, untuk berpasangan sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Bulukumba.


Kedua pimpinan partai tersebut menjalin kesepakatan bersama untuk berpasangan pada ajang pesta lima tahunan tersebut. Keduanya telah melakukan pertemuan untuk memastikan diri berpasangan di kediaman Andi Murniaty di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Kamis (9/4/2020).


Hamzah Pangki mengatakan kunjungannya ke kediaman Andi Murniaty merupakan bentuk "lamaran" resmi sebagai wujud keseriusan dirinya meminang politisi perempuan itu.


"Kunjungan ini dilakukan secara resmi sebagai bentuk keseriusan kami untuk membangun koalisi dan berpaket untuk ikut serta di Pilkada Bulukumba mendatang," katanya via telpon.


Mantan Ketua DPRD Bulukumba ini mengaku jika pilihannya jatuh ke mantan Wakil Ketua DPRD Bulukumba tersebut lantaran melihat adanya kecocokan dan keseriusan Andi Murniaty untuk membangun Bulukumba.


"Saya bersama dengan beliau (Andi Murniaty) menjadi unsur pimpinan di DPRD dan saya banyak tahu soal keinginannya untuk membangun Bulukumba. Itu menjadi dasar kita memilih dia," ujarnya.


Sementara itu, Andi Murniaty Makking merasa jika kepercayaan yang diberikan AHP kepada dirinya merupakan kehormatan. Kunjungan yang dilakukan dikediamannya dianggap sebagai jalan pembuka untuk berbuat untuk Bulukumba.


"Ini sebuah kehormatan bagi saya diminta menjadi pendamping AHP, semoga ini menjadi jalan pembuka untuk membangun koalisi. Ini penghormatan yang sangat luar biasa karena diminta untuk berpasangan," ungkapnya.


Meski mengamini tawaran tersebut, sosok politisi perempuan yang dikenal dengan sapaan Ibu Aji ini mengaku akan melakukan rapat dengan keluarga dan meminta restu untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Bulukumba ditingkat eksekutif.


"Cuma saat ini saya harus berembuk dulu dengan keluarga untuk meminta restu untuk bertarung di Pilkada Bulukumba mendatang. Tapi yang pasti ini adalah kehormatan dan tentu menjadi tantangan untuk saya demi masyarakat Bulukumba," tutupnya.


Sekadar diketahui, di parlemen Bulukumba Golkar memiliki modal empat kursi dan Demokrat dua kursi. Modal enam kursi menjadi modal awal keduanya untuk mencari tambahan dua kursi untuk mencukupkan syarat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Penulis: Afri/B

 

Flower

 

loading...