Skip to main content

Hadirkan Pjs Bupati, Bawaslu Torut Ingatkan ASN Tak Berpolitik

Hadirkan Pjs Bupati, Bawaslu Torut Ingatkan ASN Tak Berpolitik
Pjs Bupati Torut, Amson Padolo saat memberikan sambutandi Toraja Hotel Heritage, Rantepao. Senin (28/9/2020). (KABAR.NEWS/Febriani).

KABAR.NEWS, Rantepao - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara (Torut) menghadirkan Penjabat Sementara Bupati Torut Amson Padolo pada kegiatan sosialisasi netralitas ASN di Toraja Hotel Heritage, Rantepao, Senin (28/9/2020).

 

Ketua Bawaslu Torut Andarias Duma menyampaikan bahwa sosialisasi digelar dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Torut agar menjaga netralisasi saat pilkada.

 

Andarias berharap netralitas ASN dapat meminimalisir pelanggaran dan kecurangan sehingga dapat menghasilkan pilkada yang aman, damai dan sejuk.

 

"Kami Bawaslu Torut mengundang semua Kepala Dinas dan Camat untuk menyampaikan kepada teman-teman ASN agar dapat memahami aturan-aturan terkait dengan ikatan-ikatan perkerjaan karena ASN harus bekerja dengan profesional melayani masyarakat dengan berpolitik praktis," ujar Andarias.

 

Lebih lanjut Andarias menjelaskan, bahwa di hari ketiga masa kampanye ini, sampai hari ini bawaslu belum ada laporan dugaan pelanggaran. Pihaknya juga akan menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) karena telah menyiapkan khusus yang dipasang oleh KPU dan pasangan calon untuk dipasang di wilayah-wilayah tertentu.

 

"Kami penyelenggara akan berkordinasi tentang teknis bersama PPK Kecamatan, dan hari ini akan turun bersama-sama dengan Satpol PP untuk menertibkan itu, jadi kita harus tertibkan terkait dengan aturan yang ada karena pemasangan APK itu ada saatnya" pungkas Andarias.

 

Sementara, Amson Padolo yang membuka acara tersebut menegaskan, bahwa sosialisasi yang digelar oleh bawaslu patut diapresiasi sebagai upaya preventif mencegah ASN untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis.

 

"Diharapkan ASN untuk jangan terlibat di kegiatan politik, apalagi Pemerintah telah mengeluarkan sejumlah Peraturan Perundang-Undangan untuk menjaga netralisasi ASN sebagaimana diamanahkan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara," ungkap Amson.

 

Amson menegaskan, salah satu poin penting dari penjabaran UU Nomor 5 Tahun 2014 mengamanatkan agar ASN menjadi abdi negara yang profesional, berintegrasi, independen serta bebas dari intervensi politik.

 

Selanjutnya, Amson berharap kepada peserta yang mengikuti sosialisasi semakin menguatkan komitmen, dan tanggung jawab moral seluruh ASN Pemkab Torut untuk benar-benar secara sadar menegakkan netralisasi guna mendukung kondusifitas dan suksesnya pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020.


Penulis: Febriani/B

 

Flower

 

loading...