Skip to main content

Gunakan Sandi Kaleng Biskuit Transaksi Sabu, Empat Pria Diamankan Polisi

Sabu
Keempat pelaku saat diamankan di Mapolrestabes Makassar.

 

KABAR.NEWS, Makassar - Empat orang pengedar narkoba jenis sabu di Kota Makassar, akhirnya berhasil diringkus oleh Tim Macan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar di Jalan Beruang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.


Keempat pelaku yang diamankan yakni Dany Ahmad Saputra (24) warga Jalan Beruang, Laode Suryaman (30) warga Jalan Onta Lama, M Sandi (20) warga Jalan Veteran Selatan, dan Ahmad Rizal (23) warga Jalan Tupai, Kota Makassar.


Baca Juga:


Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, Tim Macan berhasil meringkus komplotan pengedar narkoba jenis sabu di Kota Makassar. Mereka telah menjalankan aksinya sudah terbilang lama.


"Mereka ini kurir atau gudang narkoba. Ditangan para pelaku berhasil ditemukan sejumlah sachet sabu siap edar dengan berat ditaksir mencapai 26 gram," terang Diari saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Senin (25/3/2019).


Diari menjelaskan bahwa berdasarkan barang bukti yang temukan dalam ponsel android miliknya, pelaku ini menjalankan aksinya bersama jaringannya dengan menggunakan sandi "kaleng biskuit". Artinya setiap melakukan pemesanan, mereka tidak lagi menyebut barang haram tersebut dengan nama narkoba, melainkan kaleng biskuit.


"Satu kaleng biskuit itu artinya memesan 1 gram sabu. Dan jika bertransaksi dengan seseorang, mereka pun biasanya merekam video lalu melaporkan kepada bosnya yang saat ini dalam pengejaran petugas," tambahnya.


Sementara itu, dari hasil penjualan sabu ini juga digunakan secara bersama-sama dengan berfoya-foya, mabuk-mabukan di tempat hiburan malam di Kota Makassar. 


"Mereka pakai minum-minum di THM," pungkasnya.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

 

  • Lodi Aprianto