Skip to main content

Gunakan Heli Super Puma, Pencarian 17 ABK KM Lintas Timur Dilanjutkan

heli puma
Basarnas

 

KABAR.NEWS, Makassar - Berangkat dari Lanud Hasanuddin Makassar dengan rute menuju Bandara Mutiara Palu, di lanjutkan menuju ke Luwuk Banggai dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian selama satu jam 15 menit. Perjalanan menuju ke Lokasi ditempuh kurang lebih sekitar enam jam dengan dua kali refuel, Jumat (7/6/2019)

 

"Pencarian akan dilakukan dengan luas area hingga mencapai 100 NM, kami berharap dapat menemukan setidaknya petunjuk keberadaan abk yang hilang ini,"ujar Mustari, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

puma

Tim pencari melalui udara ini berasal dari 7 orang personil TNI AU, tiga orang crew Paskhas 466 dan dua orang anggota Basarnas. 

 

"Saat ini KN Sar Bhisma dari Basarnas Palu juga sementara melakukan pencarian melalui pantauan laut, tentunya kami akan berupaya maksimal melakukan pencarian,"tegas Mustari.

 


baca juga : Dua Orang Tenggelam di Tempat Wisata Wae Pellae Sinjai Belum Ditemukan 


 

Sebelumnya, KM Lintas Timur mengalami kecelakaan laut dan dinyatakan tenggelam setelah salah seorang kru kapal atas nama Yacob ditemukan di Perairan Taliabu, Luwuk. Dari keterangan korban yang selamat setelah empat hari bertahan di laut, menyatakan kapal tersebut mengalami kecelakaan sejak Sabtu (1/6/2019)

 

Kapal berlayar dari Pelabuhan Bitung Manado menuju ke Morowali ini mengangkut semen. Sebelumnya mesin kapal sempat diperbaiki dan kembali melanjutkan perjalanan. Nahas, mesin yang bermasalah dan cuaca yang memburuk membuat kapal terombang-ambing dan akhirnya kapal tenggelam hingga kapten kapal mengarahkan abk untuk meninggalkan kapal.

 

Irvan Abdullah