Skip to main content

Gunakan Fasilitas Negara Alasan PAS 08 Sulsel Gubernur dan Walikota

Panglima PAS 08 Sulsel Ryan Latief saat melaporkan Nurdin Abdullah, Danny Pomanto, dan Judas Amir ke Bawaslu Sulsel, Jumat (11/1/2019).(KABAR.NEWS)


KABAR.NEWS, Makassar - Salah satu relawan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, PAS 08 Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya melaporkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, dan Wali Kota Palopo, Judas Amir ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Jumat (11/1/2019).


Laporan PAS 08 diterima langsung staf Hukum Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel dan sentra Gakkumdu Sulsel.

 

Panglima PAS 08 Sulsel Ryan Latief mengaku pihalnya melaporkan Nurdin Abdullah, Danny Pomanto, dan Judas Amir karena dianggap melanggar pasal 64 dan 69 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).


"Kita laporkan tiga orang yakni Prof Nurdin Abdullah, Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto), dan Judas Amir. Sementara Bupati Luwu (terpilih) Basmin (Mattayang) tidak karena belum dilantik," ujarnya saat ditemui di kantoe Bawaslu Sulsel.


Dalam pelaporan tersebut, kata Ryan Latief, pihaknya menyerahkan foto-foto, undangan, dan video pelibatan aparat negara.


" Kita melihat adanya pelibatan dan mengumpulkan aparat pemerintahan di CCC (Celebes Convention Centre) dan penggunaan fasilitas negara," ujarnya.


Ryan mengklaim Nurdin Abdullah juga melanggar PKPU nomor 69 karena tidak terlibat dalam parpol tetapi masuk dalam struktur Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Sulsel.


Terkait laporan yang ia lakukan, pihaknya mengaku sudah berkomunikasi dengan Divisi Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco.


"Kita sudah komunikasikan dengan BPN, dengan bang Dasco,"pungkasnya.

 

loading...