Gratifikasi Nurdin Abdullah, KPK Geledah Kantor Agung Sucipto di Bulukumba

KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap empat orang terkait kasus dugaan gratifikasi terhadap Nurdin Abdullah.

Gratifikasi Nurdin Abdullah, KPK Geledah Kantor Agung Sucipto di Bulukumba
KPK. (Foto: Internet)






KABAR.NEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan kasus suap atau gratifikasi yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah. Kali ini KPK menggeledah kantor tersangka pemberi suap, Agung Sucipto. 

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri membenarkan pihaknya melanjutkan proses penggeledahan terkait penyidikan dugaan TPK suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel TA 2020-2021. Ia mengatakan penggeledahan hari ini dilakukan di Bulukumba. 

"Penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor milik tersangka AS (Agung Sucipto) di Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Rabu (13/4/2021). 

Ia mengaku saat ini proses penggeledahan masih berlangsung. Nantinya pihaknya akan menginformasikan hasil penggeledahan tersebut. 

Selain melakukan penggeledahan di wilayah Sulsel, KPK juga mengagendakan pemeriksaan empat orang. Empat orang yang diperiksa yakni dua pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), satu pegawai swasta, dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, yakni Sari Pudjiastuti.

"Dua pegawai BUMN, satu pegawai swasta, dan satu pegawai negeri sipil," ucapnya.