Skip to main content

GrabFood dan Kisah Sukses Piscok Super yang Berawal dari Arloji

GrabFood dan Kisah Sukses Piscok Super yang Berawal dari Arloji
Driver Grab saat membeli Pisang Cokelat (Piscok) Super di Makassar. (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Merintis bisnis hingga meraih kesuksesan, bukanlah perkara mudah, hal ini terlihat dari perjuangan pengusaha muda asal Makassar, M. Abi Rafli Syarif (22), pemilik jajanan Pisang Cokelat (Piscok) Super, menceritakan tentang upayanya mendapatkan modal.


Usaha Piscok Super Abi kini mulai terkenal di Kota Makassar, Abi mulai pertama merintis usaha tersebut pada awal tahun 2017 dengan bermodal Rp500 ribu dari hasil penjualan jam tangan miliknya.


Baca juga: Dengan Modal Rp250 Ribu, Ressti Group Sukses Kembangkan Produk Kecantikan

Gerai pertama Abi dibuka di kompleks rumahnya. Semua serba dikerjakan sendiri, mulai dari produksi hingga pengantaran produk sampai ke tangan pelanggan. Awalnya, Abi hanya memasarkan Piscok Super melalui media sosial.


Ide Abi berbisnis kuliner berbahan dasar pisang, muncul dengan melihat kecenderungan masyarakat di Makassar yang menjadikan pisang sebagai penganan khas saat berkumpul bersama keluarga maupun teman. Penganan tradisional dari bahan utama pisang juga hampir selalu ada pada setiap hajatan suku Bugis Makassar.


"Dari situ saya melihat peluang, kenapa tidak saya olah pisang ini lebih modern dengan menambahkan varian rasa yang bisa diterima semua kalangan, mulai bawah, menengah, atas, juga dapat diterima segala usia, dari anak-anak hingga dewasa," ujarnya melalui rilis yang diterima KABAR.NEWS, Selasa (19/11/2019).


Saat bisnisnya mulai dikenal luas, Abi mulai kewalahan melayani pesanan. Abi lalu memutuskan untuk bergabung dengan GrabFood. Sejak saat itu, semua layanan dirasanya sangat mudah. Mulai dari daftar menu, keterangan promo hingga harga, sudah lengkap di GrabFood.


"Sangat dimudahkan dengan hadirnya GrabFood ini. Tak repot lagi membalas satu per satu chat dari pelanggan. Secara tidak langsung juga mengiklankan produk saya di fitur GrabFood juga, jadi lebih dikenal banyak orang. Dari situ juga saya selalu berinovasi agar pelanggan tak bosan untuk selalu memesan Piscok Super," tuturnya.


Baca juga: Bisnis Spot Instagramable di Malino, Antar Titi Naik Tanah Suci

Kini, omzetnya mulai meningkat hingga 50 persen saat bergabung dengan GrabFood. Dia pun merasa pekerjaannya lebih efisien karena tak lagi dipusingkan dengan urusan pengantaran produk ke pelanggan.


Berjalan kurang lebih dua tahun, kini Pisang Cokelat Super milik Abi tercatat memiliki 20 gerai, bahkan telah berekspansi hingga Ibu Kota Jakarta. Khusus di Makassar, Piscok Super bisa terjual hingga 3.000 porsi setiap hari.


Abi merupakan satu dari lima juta wirausahawan mikro yang tergabung dalam ekosistem Grab di Indonesia. Berdasarkan temuan riset, Tenggara Strategics dan CSIS mengestimasi bahwa Grab berkontribusi sebesar Rp4,2 triliun ke perekonomian kota Makassar pada tahun 2018 melalui empat lini usahanya.


Irvan Abdullah/C

 

loading...