Skip to main content

Grab Bosowa Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng

Jzkkn
Penyerahan bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Kabupaten Donggala, dan kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. (Ist)

KABAR.NEWS, Makassar - Grab Bosowa melalui Bosowa Peduli telah menyerahkan bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Kabupaten Donggala, dan kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. 

Bantuan diserahkan pada hari Kamis (11/10) di Posko Bosowa Peduli Jalan Kartini (Kantor Bosowa Berlian Palu). 

Arfan Koordinator Posko Bosowa Peduli di kota palu menyerahkan langsung bantuan logistik kepada Perwakilan Grab di Sulawesi Tengah, Muhammad Agil. 

“Bantuan ini berupa berupa makanan , air mineral , tenda , susu bayi , makanan bayi , obat obatan , popok bayi dan popok orang dewasa , lampu emergency , kompor gas dan tabungnya , pakaian anak , wanita dan pria dewasa , minyak goreng , mie instant , ikan kaleng , beras , Pembalut dan obat obatan , tissue basah , sarung , perlengkapan shalat , dan tenda,” ujar Arfan. 

Muhammad Agil mengatakan akan segera mendistribusikan bantuan kepada para korban bencana agar segera dapat dimanfaatkan. 

“Bantuan logistik ini sangat dibutuhkan oleh para korban bencana yang selamat terutama air dan obat-obatan” ujarnya.

Selain bantuan logistik, Grab Bosowa bersama Grab menggelar aksi donor darah di Menara Bosowa Makassar dan telah mengumpulkan 200 kantong darah untuk para korban luka akibat bencana di Palu, Donggala dan Sigi yang mengungsi dan dirawat di beberapa rumah sakit di Makassar. 

Wawan Purnawan selaku Business Development mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai reaksi cepat, untuk membantu korban gempa yang sedang menjalani operasi di sejumlah rumah sakit di Makassar. 

“Kami melakukan donor darah yang menjadi bagian dari kegiatan Bosowa Peduli ini untuk membantu menyiapkan stok darah, karena setetes darah anda sejuta harapan hidup bagi korban guna mendukung jalannya operasi. Kami tak bisa menjadi relawan ke Palu atau ke Donggala. Jadi, kami memutuskan membantu mereka di Makassar,” kata Wawan Purnawan