Geruduk Kejari & Polres Pangkep, Mahasiswa Desak Kades Pammas Diperiksa

Dugaan penyimpanan dan penyelewengan ADD tahun 2019

Geruduk Kejari & Polres Pangkep, Mahasiswa Desak Kades Pammas Diperiksa
Sejumlah massa yang mengatasnamakan Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda (SPMP ) menggelar demonstrasi di Kejaksaan Negeri ( Kejari) Pangkep. (IST)






KABAR.NEWS, PANGKEP - Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda (SPMP ) menggelar demonstrasi di Kejaksaan Negeri ( Kejari) Pangkep. Massa juga menagih janji Kapidsus Kejari Pangkep yang akan melakukan pemeriksaan kepada seluruh Kepala Desa di wilayah Kepulauan Kabupaten Pangkep.

 

Aksi unjuk rasa digelar di dua titik, yakni Kantor Kejaksaan Negeri Pangkep, dan Kantor Kepolisian Polres Pangkep.

Para pengunjuk rasa mendesak agar laporan terkait dugaan penyimpanan dan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2019 di Desa Pammas segera ditindaklanjuti.


Dalam orasinya, Massa  meminta Kejari Pangkep untuk serius menangani kasus dugaan penyimpanan dan penyelewengan uang negara,yang terjadi di Desa tersebut.

 

"Kami dari Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda menuntut, Kapolres dan Kejari Pangkep untuk menindak lanjuti laporan masyarakat yang ada di wilayah Kepulauan Desa Pammas, Keterkaitan dugaan Korupsi ADD dan DD pada tahun 2019," kata Rais selaku Jendral Lapangan, Senin (31/8/2020).

 

Ia juga meminta pihak kejaksaan untuk  serius menangani dugaan pidana korupsi di Desa Pammas, Kecamatan Liukang Kalmas, Pangkep, Sulawesi Selatan.

 

"Kedatangan kami ke sini untuk mendesak Kapolres dan Kejari Pangkep untuk turun memeriksa Kepala Desa Pammas terkait anggaran 2019 karena diduga terjadi banyak penyelewengan oleh oknum Kepala Desa Pammas. Tangkap dan adili pelaku korupsi," tegasnya.

 

Mereka menyebut, Kades Pammas diduga telah menyalahgunakan ADD dan DD pada tahun 2019. ADD dan DD idealnya untuk kesejahteraan Masyarakat. Tapi , disebut telah diselewengkan oleh oknum Kades Pammas.

 

 

Penulis: Saharuddin/B