Skip to main content

Gerebek Sarang Narkoba di Makassar, Polisi Dihujani Batu dan Bom Molotov

 Dihujani Batu dan Bom Molotov
Para pelaku saat diamankan di Mapolres Pelabuhan

KABAR.NEWS, Makassar - Penggerebekan yang dilakukan Anggota Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan di Jalan Kandea, Kecamatan Bontoala Kota Makassar Sulsel dibalas dengan lemparan batu dan bom molotov oleh masyarakat, Kamis (11/1/2018) malam.

Penggerebekan itu dilakukan disalah satu rumah kos yang diduga sebagai sarang peredaran narkoba yang kerap meresahkan masyarakat.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan, AKP Ilham mengatakan, penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat bahwa di lokasi tersebut kerap dijadikan sebagai transaksi narkoba. Sehingga Tim Kelelawar langsung kelokasi melakukan penggerebekan.

Saat berhasil meringkus beberapa pelaku didalam rumah kos tersebut, tiba-tiba saja yang diduga teman para pelaku melempari bom molotov dan juga lampu jalan di padamkan serta letusan petasan dan batu diarahkan ke rumah kos.

"Saat para pelaku diinterogasi, terdengar suara ledakan dan setelah di cek ternyata bom molotov yang berserakan di lantai serta petasan dan batu diarahkan ke kami dan juga busur," kata Ilham kepada KABAR.NEWS.

Mantan Kasat Narkoba Polres Gowa ini menyebutkan, anggota yang berjumlah 20 orang di dalam rumah sempat terkepung karena perlawanan yang diberikan masyarakat sekitar. Sehingga kata Ilham, anggota langsung meminta pertolongan ke Polres untuk keluar dari kepungan warga.

Tidak lama kemudian, Tim evakuasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan AKBP Aris Bachtiar ke lokasi bersama Kabag ops Res Pelabuhan dan Kasat Narkoba diback up team Respon Sabhara, Resmob Polres Pelabuhan dan Resmob Polrestabes Makassar.

"Anggota berhasil dievakuasi, saat itu juga sembilan warga diamankan lalu dibawa ke Mapolres," tambahnya

Lebih jauh Ilham menuturkan, selain mengamankan terduga pelaku, anggota juga berhasil mengamankan barang bukti berupa empat sachet sabu, alat hisap bong, dan uang tunai Rp 24.350.000 yang diduga hasil penjualan sabu.

"Kesembilan yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan dan kemungkinan tersangka akan dikerucutkan menjadi empat orang mereka yaitu Heri, Andika dan DPO Narkoba dengan inisial RST," tukas Ilham 

  • Lodi Aprianto