Gempa Majene, PLN Fokus Tangani Fasilitas Publik

- Ratusan gardu distribusi padam

Gempa Majene, PLN Fokus Tangani Fasilitas Publik
Ilustrasi penanganan instalasi listrik PLN. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Mamuju - Pasca gempa bumi susulan dengan magnitudo 6,2 skala richter (SR) yang mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (15/1/2020) dini hari. 


PLN bergerak cepat memulihkan kelistrikan di daerah terdampak bencana pasca gempa bumi dengan menerjunkan sebanyak 123 personil untuk memulihkan kelistrikan terdampak gempa tersebut.


“Kami terus berupaya agar listrik dapat segera menyala. Tim saat ini sedang berupaya di lapangan untuk melakukan pemulihan, ditambah dari beberapa daerah juga akan bergabung membantu pemulihan. Mohon doanya agar semua lancar,” ucap General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid saat dikonfirmasi KABAR.NEWS via telepon.


Awaluddin Hafid juga mengatakan, bencana gempa bumi ini menyebabkan aliran listrik di sebagian wilayah Sulbar terputus. Menurutnya, ada 872 gardu distribus listrik PLN yang padam akibat gempa.


"Sebanyak 872 Gardu Distribusi di Kabupaten Majene dan Mamuju padam. Namun berkat kesigapan petugas di lapangan 463 Gardu Distribusi berhasil dinormalkan," ucapnya. 


Dia juga menuturkan bahwa saat ini yang menjadi prioritas utama PLN pasca gempa adalah memperbaiki fasilitas layanan publik 


“Listrik untuk fasilitas umum yang digunakan untuk penanganan gempa bumi ini tentu akan menjadi prioritas utama, termasuk gedung pemerintahan,” tuturnya. 


Dari informasi yang dihimpun KABAR.NEWS, diketahui daerah yang masih padam akibat gempa yakni Kecamatan Tapalang, Tapalang Barat, Simkep, Mamuju. Selain itu, sebagian Kecamatan Kalukku, Kecamatan Kalumpang, Bonehau, Malunda, Ulumanda, Tubo dan Sendana.


Adapun kondisi terakhir di Sulbar adalah Kabupaten Mamuju saat ini sedang dilakukan inspeksi kerusakan jaringan sedangkan di Kabupaten Majene saat ini dalam dalam proses recovery.


Tak hanya itu, PLN juga sedang mengirimkan personel tambahan yang berasal dari Pinrang, Parepare, Palopo dan Palu untuk membantu upaya pemulihan tersebut. Tidak hanya personel, perlengkapan dan material seperti genset kapasitas kecil, lampu emergensi, mobil layanan teknik, turut dikerahkan ke daerah-daerah terdampak gempa.


Untuk membantu korban terdampak gempa, PLN juga membuka 3 posko dapur umum di Majene dan Mamuju, yaitu di Rumah BUMN Majene, Kantor Pelayanan PLN Onang Majene, dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Mamuju.


Penulis: Darsil Yahya/B