Gempa Bumi 7,2 SR di Haiti Tewaskan 304 Orang

Korban terus bertambah karena kesusahan alat berat

Gempa Bumi 7,2 SR di Haiti Tewaskan 304 Orang
Orang-orang berkumpul di luar Hotel Petit Pas, yang hancur akibat gempa di Les Cayes, Haiti, Sabtu, 14 Agustus 2021. (AP Photo/Joseph Odelyn)












KABAR.NEWS, Makassar - Gempa bumi berkekuatan 7,2 SR yang mengguncang Haiti mengakibatkan 304 orang meninggal dunia pada Sabtu (14/8/2021) kemarin, menurut laporan kantor berita AFP seperti dilansir CNBC Indonesia, Minggu (15/8/2021)


Pusat gempa, berada sekitar 100 mil (160 kilometer) di sebelah barat pusat ibukota padat penduduk Port-au-Prince. Gempa awal yang panjang terasa di sebagian besar Karibia, merusak sekolah serta rumah di semenanjung barat daya Haiti, menurut gambar yang diposting oleh saksi.


Badan perlindungan sipil negara itu mengatakan beberapa jam setelah gempa bahwa jumlah korban tewas telah melonjak menjadi 304, meningkat sepanjang hari dari laporan awal 29 kematian.


"Banyak rumah hancur, orang meninggal dan beberapa berada di rumah sakit," kata Christella Saint Hilaire, 21 tahun, yang tinggal di dekat pusat gempa, seperti dikutip dari AFP, Minggu.


Gempa awal yang panjang terasa di sebagian besar Karibia, merusak sekolah serta rumah di semenanjung barat daya Haiti, menurut gambar yang diposting oleh saksi.


Badan Perlindungan Sipil Haiti mengatakan ratusan orang "terluka dan hilang" dan menyebutkan bahwa 160 orang tewas di departemen Selatan negara itu saja, di daerah pusat gempa.


"Tanggapan awal, baik oleh penyelamat profesional dan anggota masyarakat telah menyebabkan banyak orang ditarik dari puing-puing. Rumah sakit terus menerima cedera," tambahnya.


Dengan ribuan orang terluka, rumah sakit di daerah yang paling parah dilanda gempa sudah berjuang untuk memberikan perawatan darurat dan setidaknya tiga di kota Pestel, Corailles dan Roseaux benar-benar penuh, menurut Jerry Chandler, kepala badan perlindungan sipil.


Kerusakan parah dilaporkan terjadi di pusat kota, yang sebagian besar terdiri dari tempat tinggal dan bangunan satu lantai. Kerusakan di kota Les Cayes tampak signifikan, termasuk runtuhnya sebuah hotel bertingkat.


Tak lama setelah gempa, Survei Geologi AS (USGS) mengeluarkan peringatan tsunami, mengatakan gelombang hingga tiga meter (hampir 10 kaki) mungkin terjadi di sepanjang garis pantai Haiti, tetapi segera mencabut peringatan itu.