Skip to main content

Gelapkan Uang, Asisten Adi 'Bassi Toaya' Ditangkap di Bali

Bassi Toaya
 Pelaku (tengah) saat diamankan di Mako Polsek Denpasar Selatan.(ist)


KABAR.NEWS, MAKASSAR - Asisten artis lokal Kota Makassar yakni Agus Yasin (32), ditangkap polisi setelah menggelapkan uang belasan juta milik Satriyadi Mulyadi alias Adi 'Bassi Toaya'.


Agus diketahui melarikan diri ke Pulau Bali setelah menilep uang artis komedian lokal tersebut. Ia dibekuk di Jalan Tukad Barito, Kecamatan Denpasar Selatan, Pulau Bali, pada Jumat (13/12/2019).


Pihak Reserse Mobile (Resmob) Polsek Panakkukang, bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, berhasil melacak keberadaan Agus. Iapun dibekuk saat asyik menikmati kopi di salah satu cafe.


Adapun uang yang digelapkan Agus, sebanyak Rp15 juta. Selain itu dia juga menjual laptop korban dengan harga Rp5,5 juta.


Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, membenarkan penangkapan asisten artis lokal tersebut. Agus dilaporkan sejak Senin (9/12/2019) lalu.


"Iya benar, pelaku ini sudah ada satu tahun kerja dengan korban, dan dipercaya mengelola keuangannya (korban), tapi (pelaku) ini memanfaatkan dan membawa kabur uangnya," jelasnya, Senin (16/12/2019).


Dari hasil penggelapannya itu, Agus lantas berfoya-foya dan membeli narkoba jeni sabu-sabu di Bali."Hasilnya itu dia pake liburan, beli narkoba, dan untuk berjudi online," paparnya.


Sementara, Adi 'Bassi Toayya' selaku korban mengungkapan, sebelum melaporkan asistennya tersebut, ia juga menunggu etikad baik dari Agus untuk mengembalikan barang serta uang hasil keringatnya.


"Saya sudah dikasih pusing, orang lain juga dia kasih pusing terpaksa saya langsung laporkan, persoalan dia pakai narkoba saya juga tidak tahu kalau seperti itu. Intinya sesuai dengan laporan saya serahkan sama polisi untuk kelanjutan proses hukumnya," pungkasnya.


Pelaku pun kini ditahan di Mapolsek Panakkukang guna diproses lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.



Reza Rivaldy/B

 


 

 

loading...