Skip to main content

Gandeng FT Unhas, Dishub Makassar Kaji Tataran Transportasi Lokal

Dishub
Focus Group Discussion (FGD) yang membahas hasil kajian akademis yang dilakukan FT Unhas bersama Dishub Makassar, di Hotel Ramcy, Panakukang, Selasa (10/12/2019).(ist)


MAKASSAR, KABAR.NEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggandeng Fakultas Teknik (FT) Unhas melakukan kajian mengenai sistem informasi dan teknologi, dalam pengembangan sistem Transportasi untuk Kota Makassar. 


Dalam pengembangan kajian tersebut, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang membahas hasil kajian akademis yang dilakukan FT Unhas yang bertemakan "Menuju System Transportasi Kota Makassar yang Ramah Lingkungan, Cerdas dan Berkelanjutan" yang diadakan di Hotel Ramcy, Panakukang, Selasa (10/12/2019). 


Kepala Dishub Kota Makassar, Mario Said mengungkapkan bahwa kajian ini sebagai acuan bagi dishub terhadap penyelenggaraan dan sektor transportasi. 


"Kita menyadari perlu melakukan pengembangan jaringan lalu lintas dengan sistem terintegrasi perhubungan sarana dan prasarana perhubungan Kota makassar dengan mensinkronkan kebijakan pengembangan wilayah kota Makassar," ungkapnya. 


Selain itu, Said juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini nantinya sebagai rancangan dalam meningkatkan sistem jaringan transportasi terpadu dengam sistem lalu lintas.

 

"Hal ini kedepannya demi efektivitas pengembangan jalur dan sistem transportasi dan pengembangan pengaturan, pengawasan dan penataan jalur lali lintas di Kota Makassar," lanjutnya.


Sedangkan Wakil Dekan Akademik dan Penelitian FT Unhas, Baharuddin Hamsah, juga turut mengungkapkan bahwa Unhas sebagai lembaga akademis turut kerja sama dengan pemkot sebagai bentuk pengabdian masyarakat.


"Ini sebagai perwujudan tri darma prguruan tinggi, yaitu turut serta melakukan penelitiam terkait dengan studi akademik yang urgent dalam pengembangan Kota. Transportasi dan sistem jarimgan lalu lintas merupakan basic pelayanan Kota, yangbsemua hal tidak akan berjalan jika tidak ada transportasi," ujarnya. 


Hal ini menurut Baharuddin erat kaitannya dengan cita-cita Pemkot Makassar mengenai perwujudan Smart City."Hal ini juga yang menjadi konsen kami untuk turut membantu Pemkot Makassar, yang fokusnya mengkaji lebih lanjut tataran transportasi lokal," tuturnya.


PJ Wali Kota Makassar yang diwakili Staf Ali Asisten I, Andi Asis Hasan, juga menurutkan harapannya terkait studi pengembangan ini lebih lanjut untuk mengatasi masalah klasik di kota Makassar.


"Ini sebetulnya sudah menjadi masalah umum yang dihadapi yang di lingkungan perkotaan seperti Makassar sarat akan pertumbuhan ekonomi yang diiringi pertumbuhan laju mobilisasi," paparnya.


Menurut Azis, permasalahan tersebut harus sejalan dengan perbaikan infrastruktur dan laju lalu lintas."Pemkot Makassar juga terus berupaya dalam perbaikan dam peningkatan kesadaran pengguna jalan juga menjadi yang perlu diatur oleh sistem agar antangan itu yang menjadikan kita dituntut untuk menyelesaikan persoalan mobilitas dan lalu lintas," tutupnya.



Fitria Nugrah Madani/CP/B
 

 

loading...