Gabung PPP, Mujahidin Tahir Tinggalkan Golkar karena Kepincut Kepemimpinan Fauzan

*Setelah 23 tahub bergolkar

Gabung PPP, Mujahidin Tahir Tinggalkan Golkar karena Kepincut Kepemimpinan Fauzan
Mujahidin Tahir atau akrab disapa Didong. (IST/HO)






KABAR.NEWS, Takalar - Mantan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Mujahidin Tahir atau Didong menegaskan hengkang dari partai berlambang beringin rimbun dan bergabung Partai Persatuan Pembangunan (PPP).


Hal itu ditegaskan Didong sebagai respons atas foto dirinya yang beredar di media sosial. Dalam foto tersebut, Didong memakai atribut PPP saat ikut memanen ikan Koi di Kabupaten Takalar, Sabtu (28/5/2022).


"Saya tidak pernah keluar dari PPP,  karena Ka'bah adalah kiblat saya dan saya tidak akan 'Murtad'. Sejak kecil saya sudah jadi simpatisan PPP dan d iusia 20 tahun atau tahun 1992 pertama nyoblos pilihan saya adalah PPP," kata Didong dalam keterangan tertulis, Senin (30/5/2022).


Didong mengaku kini bertugas dalam kepengurusan PPP Sulsel di bawah kepemimpinan Imam Fauzan Amir Uskara. Dia enggan membeberkan alasannya cabut dari Beringin demi mengurus Ka'bah


Meski begitu, Didong menjelaskan dirinya senang dengan PPP. Dia menilai partai ini bergenre anak muda selama dipimpinan Fauzan yang juga Anggota DPRD Sulsel. Didong meninggalkan Golkar setelah 23 tahun mengabdi.


"Namun kali ini saya kepincut dengan gaya kepemimpinan Pak Fauzan yang bergenre muda, power full dan milenial banget ungkapnya," tandas Didong.


Sebelum bergabung PPP, Didong menjabat Wakil Ketua Bidang Pemuda DPD II Golkar Makassar sekaligus merangkap Ketua AMPG Kota Makassar. Didong dikenal luas sebagai eksponen aktivis Mahasiswa 98 dan mantan Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar tahun 1998-1999.