Skip to main content

Fraksi Gerindra DPRD Maros Soroti Pemberian Izin Minimarket

Minimarket
Menjamurnya minimarket di Maros dinilai mematikan pedagang-pedagang kecil.(KABAR.NEWS/Fahrul) 

KABAR.NEWS, MAROS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros dari Fraksi Gerindra, menyoroti pemeberian izin minimarket yang dinilai mematikan pedagang-pedagang kecil di Kabupaten Maros. 


Hal itu disampaikan melalui Rapat Paripurna Pandangan Umum Pembahasan Ramperda Pengelolaan Pasar oleh DPRD Maros, Rabu (15/1/2020). 


Melaui anggotanya, Rosdiana, Fraksi Gerindra menandaskan, menjamurnya minimarket di Maros harus dibatasi karena sangat merugikan pedagang-pedagang kecil. 


Selian itu, Rosdiana juga menyoroti banyaknya pasar yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Maros yang tidak dipergunakan secara maksimal sampai sekarang. 


"Seperti pasar Kecamatan Maros Baru yang diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi 2017 lalu. Sampai sekarang pasar tersebut tidak dipergunakan," tandasnya. 


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Maros, melalui dinas terkait harus membatasi perizinan minimarket dan harus berupaya memksimalkan apa yang telah diabangun agar tidak terkesan mubassir. 


Sementara itu, ditemui di tempat berbeda, Kadis Komupdag Maros, Kamaluddin Nur, mengatakan, pemberian izin minimarket merupakan kewengan Sintap. Tetapi Ia berpendapat, miniraket tidak akan membunuh uasaha kecil. 


"Justru keberadaan mini market ini dapat memicu tumbuhnya usaha kecil menengah (UKM). Usaha kecil ini bisa juga menjual produknya melalui minimarket. Seprti kita lihat, kan banyak pedagang yang menjual di halaman minimarket saat ini," kata Kamaluddin. 


Ia juga mengatakan, terkait pemanfaatan pasar, Dinas Kopumdag tidak sepenuhnya berwenang atas pengelolaan pasar. Kamaluddin juga berharap melalui Ramperda ini, Kopumdag bisa memaksimalkan perannya dalam pemanfaatan asar rakyat yang telah dibangun Pemkab Maros. 


"Kita berharap melalui pembahasan Ranperda ini, kita bisa memanfaatkan fungsi pasar rakyat yang telah dibangun," harapnya. 


Sebelumya, pada Senin (13/1/2019), Pemkab Maros memberikan empat Ranperda kepada DPRD Maros. Diantaraya terkait penyalahgunaan Narkotika, Penaggulangan TBC, Pengelolaan Pasar, serta pengawasan kualitas ari minum.


Penulis: Fahrul/B 

 

loading...