FH Unsa Utus Tim Kemanusiaan ke Sulbar

bantu penyintas gempa

FH Unsa Utus Tim Kemanusiaan ke Sulbar
Dekan FH Unsa, DR Asmah saat melepas rombongan mahsiswa FH Unsa menuju Sulbar (KABAR.NEWS/Darsil Yahya)






KABAR.NEWS, Makassar - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sawerigading (FH-Unsa) Makassar menyalurkan bantuan logistik kepada korban gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) 


Rombongan FH Unsa yang angkat berangkat menuju Sulbar dilepas langsung oleh Dekan FH Unsa Dr. Asmah di halaman Kampus Unsa, Jalan Kandea 1 Kota Makassar Senin, (1/2/2021).


Asmah mengatakan apa yang dilakukan oleh mahasiswanya merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada korban gempa. Sehingga ia men-support penuh aksi kemanusiaan tersebut.


"Kegiatan ini bagus sekali yah, kita dari fakultas hukum tentunya sangat mensupport kegiatan mahasiswa yang dilakukan  sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang terkena dampak bencana gempa," kata DR Asmah kepada KABAR.NEWS saat ditemui di lokasi.


Asmah juga mengaku jika aksi kemanusiaan ini termasuk program yang rutin dilakukan oleh FH Unsa. Dimana FH Unsa selalu cepat tanggap memberikan bantuan jika terjadi bencana. 


"Ini adalah salah satu juga program dari kami (FH Unsa) memberikan bantuan kepada korban bencana yang ada di Sulbar dengan mengutus mahasiswa kami tentunya untuk memberikan bantuan baik bantuan dari penggalangan dana secara mandiri maupun bantuan dari fakultas," ucap Asmah. 


Sementara Koordinator Aksi Kemanusian FH Unsa, Yudha jaya menyampaikan rasa terimakasih kepada Dekan FH Unsa yang telah mensupport penuh kegiatan mereka.


"Alhamdulillah terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Dekan DR.Hj Asmah SH., MH  yang selalu men-support kami dan ini amanah yang wajib kami lakukan apalagi ini menyangkut aksi kemanusiaan," tuturnya.


Adapun bantuan yang disalurkan berupa sembako, perlengkapan bayi, pakaian dan kebutuhan perempuan serta obat-obatan. Turut hadir saat pelepasan ini beberapa Dosen FH Unsa Makassar yakni Nurmiati Muhiddin dan Sri Handayani.


Penulis: Darsil Yahya/B