FGD Disdikbud Parepare: Menelusuri Sejarah Rumah Kelahiran Habibie

Kegiatan  digelar secara virtual di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Selasa (1/12/2020). Acara itupun dilaksanakan selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu 1-2 Desember 2020.

FGD Disdikbud Parepare: Menelusuri Sejarah Rumah Kelahiran Habibie
Doc.istimewa












KABAR.NEWS, PAREPARE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, menggelar Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Cagar Budaya, dengan mengangkat tema "Menelusuri Sejarah Rumah Kelahiran BJ Habibie di Parepare". 

Kegiatan  digelar secara virtual di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Selasa (1/12/2020). Acara itupun dilaksanakan selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu 1-2 Desember 2020.

Acara tersebut dibuka langsung oleh  Sekretaris Daerah Kota Parepare, Iwan Asaad, yang mewakili Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, serta diikuti para guru dan masyarakat melalui virtual, dengan menghadirkan pembicara asisten pribadi Mendiang Baharuddin Jusuf Habibie, Andi Makmur Makka.

Sekertaris Kota Parepare, Iwan Asaad saat membacakan sambutan Wali Kota Parepare, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara tersebut, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap sosok putra terbaik Kota Parepare.

"Beliau ini kita kenal merupakan sosok tokoh besar Parepare yang berkarir di tingkat nasional dan bahkan skala internasional," katanya.

Iwan menjelaskan, nama besar BJ Habibie juga ini merupakan nafas pembangunan di Kota Parepare. Bahkan tidak sedikit yang telah dibangun dengan menyisipkan nama BJ Habibie dalam pembangunan tersebut.

"Saat ini kita telah hadirkan beberapa pembangunan yang merupakan inisiasi dari Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, yakni Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, Balai Ainun Habibie, RS Regional Hasri Ainun Habibie, Museum BJ Habibie dan juga ITH, bahkan yang akan dihadirkan bersama yakni Masjid Terapung BJ Habibie," paparnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Parepare, Mustadirham, mengatakan, tujuan diadakannya FGD tersebut tidak lain untuk memperkenalkan budaya daerah kepada generasi penerus bangsa.

"Tujuan dari kegiatan ini tidak lain untuk memperkenalkan Budaya Daerah kepada Generasi Penerus Bangsa dan untuk memelihara, melindungi serta melestarikan Cagar Budaya di Kota Parepare," pungkasnya.

Diapun menuturkan, kegiatan seperti ini juga bagaimana menunjang Kota Parepare sebagai Kota Industri tanpa cerobong asap, dengan pengembangan di wilayah dalam melestarikan cagar budaya di Kota Parepare. 

Penulis: Arsyad/B