Skip to main content

Fakta-fakta Pilkada Serentak 12 Kabupaten Kota di Sulsel

Fakta-fakta Pilkada Serentak 12 Kabupaten Kota di Sulsel
Ilustrasi Pilkada serentak 2012.  (KABAR.NEWS/Arya)

KABAR.NEWS, Makassar - 12 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020.


Dari 12 daerah tersebut, tercatat ada 33 pasang bakal calon yang telah mendaftarkan dokumen pencalonan ke kantor KPU setempat. Mereka kini memasuki tahap pemeriksaan kesehatan, tes psikologi dan narkoba.

 

Tak hanya diikuti 33 pasangan bakal calon, perhelatan Pilkada Serentak 2020 di Sulsel juga menunjukkan sejumlah fakta-fakta menarik yang mungkin tidak tersaji dalam pilkada di provinsi lain.

 

Berikut ini sederet fakta lain Pilkada Serentak di Sulsel:

 


1. Diikuti 7 Srikandi, Tiga Istri Anggota DPR RI


Pilkada serentak di Sulsel tahun 2020 menjadi panggung tujuh perempuan. 5 mencalonkan sebagai wakil bupati atau wakil wali kota dan maju sebagai 01.


Mereka yaitu calon wakil Bupati Bulukumba Andi Murniati Makking, Calon Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi dan wakil bupati Kabupaten Maros, Suhartina Bohari. 


Kemudian, ada nama Rismayani Syamsuddin bakal calon Wakil Bupati Pangkep dan bakal calon wakil bupati Toraja Utara Etha Remba. Adapun sebagai calon bupati adalah Indah Putri Indriani di Pilkada Lutra dan Andi Nirawati di Pilkada Pangkep.


Indah Putri Indriani dan Andi Nirawati
Bakal calon bupati Lutra Indah Putri Indriani (kiri) dan bakal calon bupati Pangkep Andi Nirawati. (KABAR.NEWS)

Tapi tahukah Anda, dari 7 perempuan yang maju mencalonkan di Pilkada Sulsel tahun ini, tiga merupakan istri Anggota DPR RI. Masing-masing Fatmawati Rusdi, istri legislator Fraksi NasDem Rusdi Masse, Indah Putri istri Muhammad Fauzi dari Fraksi Golkar dan Kamrussamad adalah suami dari Andi Nirawati.


2. Dominasi Trah Limpo


Dinasti politik Yasin Limpo menunjukkan dominasinya pada Pilkada Serentak 2020 di Sulsel. Tercatat ada tiga klan Limpo yang ikut kontestasi pilkada.


Di Kabupaten Gowa, ada Adnan Purichta Ichsan yang merupakan putra mendiang Ichsan Yasin Limpo, mantan Bupati Gowa dua periode. Dia tercatat sebagai klan Limpo termuda yang maju Pilkada Serentak 2020.


Selain di Gowa, klan Limpo kembali meramaikan Pemilihan Wali Kota Makassar yang pada tahun 2018, hanya menjadi penonton. Dia adalah  Irman Yasin Limpo, putra bungsu dari tokoh pejuang kemerdekaan Muhammad Yasin Limpo. 


Adnan Purichta Ichsan (kiri), Irman Yasin Limpo dan Lutfi Halide.
Adnan Purichta Ichsan (kiri), Irman Yasin Limpo dan Lutfi Halide. (IST/KABAR.NEWS/HO)

None sapaan mantan kepala Dinas Pendidikan Sulsel itu, berpasangan dengan putra politisi senior Golkar Nurdin Halid, Andi Zunnun, sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Makassar.


Figur dari klan Limpo juga menjadi kontestan di Pilkada Soppeng yakni Lutfi Halide. Dia merupakan besan dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Berbeda dibanding dua keluarganya, Luthfi memilih maju sebagai kosong dua dari Kaswadi Razak. 

 

3. Tak Ada Calon Perseorangan/Independen


Pilkada serentak 2020 di Sulsel tanpa diikuti satupun pasangan bakal calon dari jalur independen atau perseorangan. 


Baca juga: 72 Petahana Peserta Pilkada Ditegur Mendagri, 5 Dari Sulsel

Zainuddin-Aji Sumarno (ZAS) di Pilkada Kepulauan Selayar sebenarnya memenuhi syarat dukungan KTP untuk maju lewat jalur independen. 

 

Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Selayar ini berhasil mengumpulkan 11.542  dukungan KTP dari syarat minimal yang hanya 9.161 KTP. Tapi saat hari pendaftaran, pasangan ini memilih merangkul usungan partai politik yakni Demokrat (3 Kursi), PKS (2 Kursi) dan PKB (1 Kursi). 



4. Dua Daerah Lawan Kolom Kosong

 

Pasangan petahana Pilkada Gowa Adnan Purichta Ichsan - Abdul Rauf Malaggani (Adnan-Kio) merupakan kandidat tunggal. Mereka sudah mengunci dukungan 9 dari 10 partai politik pemilik kursi di DPRD Gowa. 


Hal yang sama terjadi di Soppeng, petahana Andi Kaswadi Razak yang berpasangan Lutfie Halide, juga memborong semua parpol yang memiliki kursi di DPRD Soppeng.


5. Hanya dua petahana Kembali Berpasangan


Nicodemus Biringkanae - Victor Datuan Batara
Nicodemus Biringkanae - Victor Datuan Batara saat mendaftar ke KPU Tana Toraja. (KABAR.NEWS/Febriani)

Sama seperti Pilkada Sulsel 2018, tahun ini tercatat hanya dua paket petahana yang kompak maju kembali berpasangan. 

 

Mereka adalah pasangan incumbent Pilkada Tana Toraja Nicodemus Biringkanae - Victor Datuan Batara dan Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo -Abd Rauf Malaganni di Pilkada Gowa.


Baca juga: Pilkada Saat Pandemi Tetap Butuh Banyak "Isi Tas", Paslon Harus Kreatif

Sementara lima lainnya, memilih pisah atau masing-masing mencalonkan. Salah satunya adalah Indah Putri Indriani dan Thahar Rum di Pilkada Lutra.


6. Satu Istri Bupati Ikut Mencalonkan


Pilkada serentak di Sulsel tahun ini tak hanya diikuti istri-istri Anggota DPR RI seperti Fatmawati Rusdi, Indah Putri Indriani dan Andi Nirawati. Kontestasi juga diramaikan istri kepala daerah.


Dia adalah Rismayani Syamsuddin, bakal calon wakil bupati Pilkada Pangkep. Risma merupakan istri dari Bupati Kabupaten Pangkep Syamsuddin Hamid.


Risma maju pada Pilkada Pangkep jadi pasangan Andi Ilham Zainuddin, diusung 3 Parpol yakni Golkar (8 kursi), PAN (2 kursi), Berkarya (2 kursi).


7. Calon Bupati Termuda ada di Barru


Nama Mudassir Hasri Gani menjadi bakal calon kepala daerah termuda dari 12 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada di Sulsel. Kandidat Bupati Kabupaten Barru ini berusia 27 tahun. 

 

Putra dari Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani itu, lahir 17 April 1993. Sebelum terjun ke dunia politik, Mudassir aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. 


Mudassir Hasri Gani
Mudassir Hasri Gani. (Instagram/mudassirhg)

Pada 7 Februari 2020, dia mengakhiri masa lajang dengan menikahi perempuan bernama Nurfadhilah Utami Husain yang tak lain adalah putri Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Dr Husain Syam.

 

8. Dua Daerah Head to Head


Dari 12 kabupaten kota di Sulsel yang menggelar Pilkada 2020, hanya Luwu Timur dan Kepulauan Selayar yang diikuti dua bakal pasangan calon atau head to head.

 

Di Kabupaten Selayar, pasangan Muh Basli Ali-Saiful Arif yang diusung Golkar, PDI Perjuangan, Nasdem dan PAN berhadapan Zainuddin-Aji Sumarno (ZAS).


Baca juga: Kapolri Instruksikan Tunda Proses Hukum Semua Cakada

Sedangkan di Kabupaten Lutim, petahana Thoriq Husler berpasangan Budiman Hakim akan bertarung melawan usungan NasDem dan Demokrat yakni, Irwan Bachri Syam-Andi Muh Rio Patiwiri Hatta.

a
Dua pasang bakal calon bupati dan wakil bupati Luwu Timur, Thoriq Husler-Budiman (kiri) dan Irwan Bachri-Andi Rio. (Instagram/sahabat.mthbudiman/kami__ibasrio)

 


9. Kontestan Lebih Banyak Dibanding Pilkada 2018


Dengan jumlah 33 pasangan, peserta Pilkada serentak di Sulsel tahun ini sedikit lebih banyak dibanding dengan perhelatan demokrasi pada 2018.


Dua tahun lalu, kontestan Pilkada Serentak pada 12 daerah di Sulsel diikuti 28 pasangan bakal calon bupati atau wali kota, plus paslon Gubernur.


10. Partai Nasdem Jadi Pengusung Tunggal


Partai NasDem menjadi satu-satunya partai politik di Sulsel yang dapat mengusung bakal calon kepala daerah tanpa berkoalisi dengan partai lain.


Hal itu terjadi di Pilkada Kabupaten Pangkep. Partai besutan Surya Paloh ini menjadi pengusung tunggal pasangan bakal calon bupati Muhammad Yusran Lalogau - Syahban Sammana.


Pasangan bakal calon bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (kanan) dan Syahban Sammana saat mendaftar ke kantor KPU. (KABAR.NEWS/Saharuddin)
Pasangan bakal calon bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (kanan) dan Syahban Sammana saat mendaftar ke kantor KPU. (KABAR.NEWS/Saharuddin)

Skenario politik ini dapat terwujud karena NasDem merupakan pemenang pemilu di Pangkep dengan jumlah 8 kursi DPRD. Syarat untuk maju di Pilkada Pangkep hanya 7 kursi saja. 

 

11. Diikuti 12 Anggota Dewan

 

Pilkada serentak 2020 di Sulsel diikuti figur yang berstatus sebagai anggota dewan. Mereka antara lain, bakal calon Wakil Bupati Bulukumba Arum Spink (NasDem), Andi Hamzah Pangki - Murniati Makking (Golkar, Demokrat) dan bakal calon wakil Bupati Edy Manaf (PAN).

 

Di Pilkada Maros ada bakal calon bupati Chaidir Syam (PAN) dan bakal calon wakil bupati Havid Pasha (PKB). Kemudian Wakil Ketua DPRD Lutra yang maju sebagai bakal calon wakil bupati yakni Rahmat Laguni (Gerindra) dan Andi Sukma (Hanura).


Anggota Fraksi Gerindra yang ikut Pilkada Sulsel yakni bakal Calon Bupati Pangkep Andi Nirawati dan bakal calon Wakil Bupati Toraja Utara, Etha Rimba Tandi Payung.

 

Selain itu, ada Ketua DPRD Pangkep yang mencalonkan sebagai bupati yakni Muh. Yusran Lalogau (NasDem), serta rivalyna yaitu Andi Ilham Zainuddin (Golkar).


Penulis: Darsil Yahya/B

 

Flower

 

loading...