Skip to main content

F8 Resmi Dibuka, Danny Bicara Siri' Hingga Sindiran Politik

F8 Resmi Dibuka, Danny Bicara Siri' Hingga Sindiran Politik
Mantan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat pembukaan F8 di CPI Makassar, Jumat (11/10/2019). (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Setelah berkutat pada penundaan yang cukup panjang, akhirnya Makassar International Eight Festival and Forum (F8) atau resmi dibuka di areal reklamasi Centre Indonesia Point (CIP), Jalan Metro Tanjung Bunga, Jumat (11/10/2019) malam.


Tahun ini merupakan tahun ketiga digelarnya F8 yang sebelumnya berlangsung di anjungan Losari oleh Pemerintah Kota Makassar. Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, selaku inisiator festival ini begitu bersemangat dalam sambutannya.


Baca juga: Dokter Fadli Ananda Terpilih Aklamasi di Musda ke-3 IMBI Sulsel

"Ya, F8 ini kebanggaan kita. Hanya dalam 3 tahun kita bisa mencapai top ten, ini pencapaian. Dan Makassar jangan dibiarkan mundur lagi. Ini Siri' ta yang mesti ditegakkan," ujar pria yang karib disapa Danny itu dalam sambutannya.


Suasana F8 malam ini terlihat kian meriah, dihadiri ribuan pengunjung serta dibuka dengan berbagai pertunjukan tari-tarian dan hiburan dari para penyanyi nasional.


Selam dua hari ke depan,  F8 sebagaimana konsep event ini akan diisi dengan festival Fashion, Food, Fiction Writers & Fonts, Fine Art, Folks, Fusion Music, Flora & Fauna, dan Film.


Selain memberikan antusiasme dan semangat yang terlontar dalam sambutannya, Danny sendiri mengingatkan untuk terus menjaga festival ini. Termasuk, tidak mengcampuradukan dengan hal-hal politis.


Baca juga: Polisi Sarankan Hujan Buatan, Pemkot Makassar Tak Punya Anggaran

"Tahun depan, F8 kita adakan full swasta. Insha Allah, kita rayakan lebih bagus lagi. Ki tunggumi. Ini bukan politik, kalau politik itu tungguma. Saya tidak mau politik di sini," kelakar Danny.


Penyelenggaran F8 tahun 2019 menuai pro-kontra sebab berlangsung di area reklamasi CPI dan dinilai sejumlah pihak bertendensi politik. Event internasional ini tak didukung Pemerintah Kota Makassar.


Fitria Nugrah Madani/CP/B

 

loading...