Enam Pejabat Pemprov Sulsel Hasil Lelang Dilantik, 8 Lainnya Menyusul

*Dilantik Gubernur Andi Sudirman Sulaiman

Enam Pejabat Pemprov Sulsel Hasil Lelang Dilantik, 8 Lainnya Menyusul
Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman melantik dan mengambil sumpah enam pejabat eselon 2 hasil lelang jabatan di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (15/3/2022). (IST/Humas Pemprov Sulsel)






KABAR.NEWS, Makassar - Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman melantik enam pejabat eselon 2 dari hasil lelang jabatan di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (15/3/2022).


“Hari ini melantik ASN untuk jabatan fungsional dan hasil lelang untuk struktural, tentu kita ucapkan selamat bekerja," kata Andi Sudirman dalam keterangan tertulis.


Keenam pejabat berstatus Pimpinan Tinggi Pratama dan fungsional ahli utama tersebut antara lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel, Astina Abbas, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad dan Kepala Biro Hukum Setda Sulsel, Marwan Masyur.


Kemudian Kepala Biro Umum Setda Sulsel, Eka Prasetya, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sulsel Winarno Eka Putra dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel Iqbal Najamuddin.


Andi Sudirman menyebut, delapan pejabat lainnya hasil lelang akan dilantik secara bertahap. Jabat itu terdiri dari Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel. 


Selain itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa serta jabatan Direktur RS Umum Haji dan Inspektur Daerah.


Sulsel sendiri telah dapat menerapkan sistem meritokrasi. Terutama pada jabatan yang lowong. Ini untuk memanfaatkan penghargaan sebagai provinsi Terbaik Pertama Anugerah Meritokrasi tahun lalu.


Adapun jabatan yang masih lowong atau kosong yakni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).


Kepala Badan Kepegawaian Sulsel, Imran Jausi menjelaskan, bahwa pelantikan secara bertahap bisa dilakukan kapan saja oleh gubernur. Delapan jabatan yang belum dilantik sudah memiliki tiga besar nama dari hasil seleksi lelang jabatan.


“Juga termasuk atas pertimbangan, terdapat program prioritas yang masih dikawal Plt. Sehingga belum dilakukan pelantikan karena belum habis masa tugas sebagai Plt dua kali tiga bulan," tandas Imran.