Empat Belas Polsek di Sulsel Tidak Lagi Lakukan Penyidikan

Berdasarkan surat telegram Kapolri.

Empat Belas Polsek di Sulsel Tidak Lagi Lakukan Penyidikan
Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam. (Foto: KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar - Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan keputusan sejumlah Kepolisian Sektor (Polsek) tidak lagi melakukan penyidikan, hanya pemiliharan keamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayahnya. Untuk di Sulsel, setidaknya ada 14 Polsek yang tidak bisa lagi melakukan penyelidikan. 


Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Merdisyam menjelaskan hal tersebut berdasarkan Keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dikeluarkan bersama dengan 1.062 Polsek di seluruh Indonesia tidak bisa melakukan proses penyidikan.


Kebijakan itu berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya Untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan), per tanggal 23 Maret 2021 yang ditandatangani langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


"Dalam keputusan tersebut, Kapolri memperhatikan soal program prioritas Comamnder Wish pada 28 Januari 2021 lalu," kata Merdisyam, Jumat (21/5/2021).

Merdisyam mengaku hal ini juga merupakan program prioritas di bidang transformasi, program penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan Kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan.


"Polsek yang tidak melakukan penyidikan dalam hal kewenangan dan pelaksanaan tugasnya memedomani Surat Kapolri Nomor: B/1092/II/REN.1.3./2021 tanggal 17 Februari 2021 perihal direktif Kapolri tentang kewenangan Polsek tertentu,"ungkapnya.


Sementara, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan membenarkan Keputusan itu. Menurutnya, keputusan tersebut juga berdasarkan, beberapa kriteria pada Polsek tersebut, diantaranya Polsek hanya menerima Maksimal 10 LP pertahun, dan waktu tempuh ke Polres kurang dari 1 Jam dengan menggunakan Roda 2 ataupun Roda 4.


Selain itu, berdasar Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia Sebagaimana telah Diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Sekadar diketahui, 14 polsek di Sulsel yang tidak lagi melakukan penyidikan yakni Polsek Balocci, Tondong Tallasa (Polres Pangkep), Gilireng (Polres Wajo), Bastem, Bupon (Polres Luwu), Benteng (Polres Kep.Selayar), Masamba, Limbong (Polres Lutra), Sinjai Utara, Pulau IX (Polres Sinjai), Sopai, Tondon Nanggala, Sa’dan Balusu, Rindingallo (Polres Toraja Utara).

Penulis: Reza Rivaldy/B