Ekspor Pertanian Sulsel Selisih 3 Persen dengan Pertambangan, SYL: Terima Kasih Pak Gub

Ekspor Pertanian Sulsel Selisih 3 Persen dengan Pertambangan, SYL: Terima Kasih Pak Gub






KABAR.NEWS, MAKASSAR - Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menginginkan dan terus mendorong agar ekspor sektor pertanian dapat menyalip atau mendahului ekspor sektor pertambangan.

Kepercayaan ini melihat catatan ekspor Sulsel dalam beberapa tahun terakhir ini, dimana ekspor sektor pertanian meningkat luar biasa.

“Alhamdulillah pertanian ini luar biasa peningkatan dari tahun ke tahun, Sulsel meningkat luar biasa sekali,” kata Sudirman Sulaiman pada acara Ekspor Merdeka yang dilepas oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu, 14 Agustus 2021.

Pada sesi dialog, Menteri Pertanian, Syarul Yasin Limpo (SYL), mengapresiasi Sudirman Sulaiman yang mampu berkolaborasi meningkatkan ekspor. Sudirman Sulaiman juga menjelaskan catatan ekspor pertanian Sulsel sudah menghampiri ekspor pertambangan dari tahun 2020 – 2021.

“Kalau melihat catatan-catatan kami, ekspor kita ini sudah menghampiri ekspor di bidang pertambangan dari 2020 ke 2021,” ungkapnya.

Angkanya untuk ekspor pertanian 11,45 persen dan pertambangan 14,4 persen. Terpaut hanya 3 persen.

“Kami optimistis, komoditas pertanian ini sebentar lagi akan menyalip pertambangan dan bisa menjadi sektor terdepan di Sulsel,” ucapnya.

Kepada SYL yang merupakan mantan Gubernur Sulsel, Sudirman Sulaiman juga menyampaikan, ekspor ini menjadi memontum yang baik bagi petani dalam meningkatkan kesejahteraannya. Pangan menjadi keunggulan Sulsel.

Dalam jumlah produksi beras yang surplus, dimana penggilingan dan gudang penuh, maka langkah selanjutnya adalah melakukan mobilisasi nasional beras Sulsel ke provinsi lain. Demikian juga untuk ekspor.

“Ini tentu menjadi momentum terbaik kami untuk melakukan mobilisasi nasional sektor beras untuk mengosongkan gudang-gudang. Di Bulan Agustus ini, panen raya bisa mengisi gudang-gudang dan tidak khawatir dengan produksi kami,” terangnya.

“Ini sesuatu yang luar biasa, sehingga ini adalah ril di lapangan yang terjadi. Petani semua meminta dan berharap bagaimana pusat membantu mobilisasi nasional untuk beras dari Sulsel ke provinsi lain, dan juga ketika memungkinkan untuk ekspor,” tambahnya.

Sementara, SYL menyambut hal ini dengan antusias. Ia menyatakan bahwa Sulsel menjadi pintu bagi banyak sektor, termasuk pertanian.

“Banyak hal yang gatenya harus di Sulsel. Sulsel tidak boleh lagi mengandalkan tambang-tambang makan pagi Pak Gub. Pertanian makan untuk selamanya. Terima kasih Pak Gubernur,” sebut SYL. (*)