Eks Kajati Sultra Ganti Firdaus Dewilmar Jabat Kajati Sulsel

Wakajati Sulsel juga dimutasi jadi Kajati Gorontalo

Eks Kajati Sultra Ganti Firdaus Dewilmar Jabat Kajati Sulsel
Kajati Sulawesi Selatan, Firdaus Dewilmar. (KABAR.NEWS/Andi Frandi)






KABAR.NEWS, Makassar - Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, mengganti Firdaus Dewilmar dari jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan wakilnya, Risal Nurul Fitri.


Mutasi Kajati dan Wakajati Sulsel tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Nomor 28 tahun 2021, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan RI. 


Melansir iNews.id, Rabu (10/2/2021), Burhanuddin dalam SK ini juga melakukan mutasi terhadap 30 Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon II a dan II b di lingkungan Korps Adhyaksa. (Baca juga: 4 Tahun Buron, Koruptor Bansos Gapoktan Ditangkap Kejati Sulsel)


Posisi Firdaus diisi oleh Raden Febrytriyanto yang sebelumnya menjabat Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung. Sementara, Firdaus dimutasi ke jabatan baru sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung. 

Raden Febrytriyanto saat menjabat Kajati Sulawesi Utara. (Instagram/kajatisultra1)Raden Febrytriyanto saat menjabat Kajati Sulawesi Tenggara. (Instagram/kejatisultra1)


Raden Febrytriyanto juga tercatat pernah menjabat Kajati Sulawei Tenggara (Sultra) sejak Oktober 2019 hingga Desember 2020. Febry akan memimpin Kajati Sulsel setelah lolos seleksi calon kajati yang digelar Kejagung sejak Agustus 2020.


Adapun Wakajati Sulsel, Risal Nurul Fitri dipercaya menjabat Kajati Gorontalo. Penggantinya Raimel Jesaja yang sebelumnya menjabat Wakajati Sulawesi Utara. (Baca juga: Sepanjang Tahun 2020, Ratusan Kasus Dugaan Korupsi Mandek di Sulsel)


Sekadar diketahui, Firdaus Dewilmar menjabat Kajati Sulsel sejak pertengahan 2019. Salah satu kontroversi Firdaus adalah membebaskan tersangka dugaan korupsi penyewaan lahan negara di Buloa Makassar yakni Soedirjo Aliman alias Jen Tang dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) klas 1 Makassar.