Skip to main content

Eks Dirut PD Pasar Makassar Raya Divonis 1,8 Tahun Penjara

PN Tipikor
Ilustrasi.(INT)


KABAR.NEWS, Makassar - Sempat tertunda beberapa kali, akhirnya majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar memvonis hukuman pidana penjara terhadap, terdakwa eks Dirut PD Pasar Makassar Raya, Abdul Rahim Bustam (ARB), Kamis (17/5/2018).


Rahim Bustam terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi terkait dugaan penyimpangan dana sewa lods Pasar Pa'baeng-baeng Makassar.


Baca Juga: 


"Terdakwa telah terbukti bersalah melanggar pasal 11 undang-undang tindak pidana korupsi," ujar majelis hakim di Pengadilan Tipikor Makassar, Ahdar.


Akibat perbuatan terdakwa majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 20 bulan, atau 1,8 tahun penjara, denda Rp50 juta, subsidaer 1 bulan kurungan.


Keputusan yang diberikan hakim kepada Rahim Bustam lebih ringan dari tuntuntun Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dimana JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 30 bulan, enda Rp50 juta, subsidaer 2 bulan kurungan.


Karena terdakwa selaku pegawai atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya, atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan dengan jabatannya. 


Sementara Kepala Seksi bidang Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Makassar, Andi Helmi Adam, menilai bila putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim relah sesuai dengan pertimbangan serta putusan yang sesuai dengan perbuatan terdakwa. 


"Putusannya kan 2/3 dari tuntutan JPU, jadi saya rasa itu sudah sesuai," tandasnya.


JPU menerima putusan tersebut dan tidak akan mengajukan kasasi, sebab putusannya sudah sesuai dan tidak terlalu rendah dari tuntutan JPU. 

  • Andi Frandi