Skip to main content

DVI Polri Kembali Identifikasi 6 Jenazah Korban Lion Air PK-LQP, Total 77 Teridentifikasi

DVI Mabes Polri
Jumpa pers terkait identifikasi 6 jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP.(Kumparan)


KABAR.NEWS, Jakarta - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 6 jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. 


Berdasar hasil sidang rekonsiliasi atau pencocokan data, terdapat 6 jenazah baru yang berhasil teridentifikasi.


Baca Juga: 


"Ada enam penumpang yang teridentifikasi," kata Kepala Rumah Sakit RS Polri Brigjen Pol Musyafak, dalam jumpa pers di RS Polri, Jakarta, Jumat (9/11/2018) dikutip dari Kumparan.


"Untuk bayi perempuan diketahui pertama sidik jari, kedua tanda medis dari rontgen," kata Musyafak.


Dengan bertambahnya 6 jenazah, maka total sudah 77 jenazah teridentifikasi sejak dinyatakan hilang dan jatuh pada Senin (29/10). Namun dari total 189 penumpang dan kru pesawat, berarti masih masih ada 112 korban.


"Yang sudah terindentifikasi kita dari tim DVI menyerahkan ke Lion Air, Lion Air ke keluarga atau ahli waris. Prosesnya hari ini memungkinkan habis maghrib," papar Musyafak.


"Pada umumnya (identifikasi) lancar, memang ada kendala karena sudah hari ke-12. Jadi proses pembusukan sudah agak lama. Nah ini perlu kehati-hatian," pungkasnya.


Berikut identitas keenam jenazah yang telah berhasil diidentifikasi:

1. Muas Efendi (57 tahun), diketahui melalui DNA
2. Murdiman (46 tahun) diketahui melalui DNA
3. Ambo Malibone HM, laki-laki, (36 tahun), diketahui melalui DNA
4. Darwin Hariyanto, laki-laki, (51 tahun) diketahui melalui DNA
5. Fendi Christanto, laki-laki, (46 tahun) diketahui melalui DNA
6. Kiara Aurine, perempuan (1 tahun 3 bulan/15 bulan) melalui medis dan sidik jari
 



loading...