Dukung Program Sejuta Vaksin, Kader Muda PPP Gelar Vaksinasi

Dilaksanakan di Jakarta

Dukung Program Sejuta Vaksin, Kader Muda PPP Gelar Vaksinasi












KABAR.NEWS, Jakarta, Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) kembali menggelar vaksinasi untuk public di Kalibata Jakarta Selatan, Kamis (5/8/2021). Ini merupakan vaksinasi kedua yang diberikan setelah sebelumnya sudah dilakukan vaksinasi pertama pada pertengahan Juli lalu. 

Menurut Ketua Umum PP GMPI Achmad Baidowi, GMPI sebagai badan otonom PPP mendukung program sejuta vaksin sehari yang digagas oleh pemerintah. Dukungan ini penting untuk mewujudkan Indonesia sehat dan segera terbebas dari pandemi Covid-19.

“Kegiatan vaksinasi ini selain untuk memutus penyebaran Covid-19, juga memperluas cakupan vaksin nasional. Secara khusus memfasilitasi yang pernah terpapar Covid-19, dilakukan PP GMPI. ini juga sebagai sebagai tidak lanjut dari vaksinasi tahap pertama” ujar Awiek sapaan akrabnya. 

Meskipun telah melakukan vaksin, Awiek tetap mengingatkan bahwa jangan kemudian abai terhadap protokol kesehatan karena tidak ada jaminan setelah vaksin tidak terpapar Covid-19. Intinya jangan abaikan protokol kesehatan,” pesan Awiek. 

Dari pantauan di lokasi, masyarakat dan kader PPP terlihat antusias mengikuti program vaksinasi. Awiek menegaskan bahwa GMPI mempunyai banyak kegiatan kemasyarakatan, salah satunya program vaksinasi ini.

Di lokasi, masyarakat dan kader PPP terlihat antusias mengikuti program vaksinasi. Salah satu peserta program vaksinasi Aftoni mengapresiasi kegiatan ini.

Alhamdulillah saya sudah mengikuti vaksin tahap ke 2. Bagi saya vaksin ini penting tidak hanya untuk kesehatan diri saya sendiri, melainkan juga demi kesehatan bersama. tidak perlu takut dengan vaksin, mari semua ikut vaksin dengan penuh rilex dan riang gembira.. hehehe. "Ucap Aftoni dengan tersenyum".

Diketahui, sebelum disuntik vaksin, peserta dilakukan tes antigen dan cek suhu terlebih dahulu. Jika dinyatakan negatif, peserta bisa mengikuti kegiatan vaksinasi. Begitupun, ketika tensi darahnya tinggi, peserta disarankan istirahat sejenak hingga tensinya normal.