Skip to main content

Dugaan Korupsi Pembangunan Sabang, KPK Periksa Mantan Suami Tamara Bleszynski

KPK
Kantor KPK.

 

KABAR.NEWS, Jakarta - Mantan suami artis Tamara Bleszynski, Teuku Rafly Pasha dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga Sabang, Aceh. 


Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah membenarkan pemeriksaan terhadap Teuku Rafly sebagai saksi untuk tersangka PT Tuah Sejati. 


Baca Juga: 


"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka PT TS (Tuah Sejati)," ungkapnya seperti dikutip dari detikcom, Jumat (14/9/2018).

 

Meski demikian, Febri enggan membeberkan apa ada kaitan antara Teuku Rafly dengan PT Tuah Sejati dalam perkara dugaan korupsi tersebut. 


Diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini, PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati dijerat KPK sebagai tersangka korporasi terkait kasus korupsi pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang 2006-2011. 


Kedua korporasi itu diduga diperkaya dalam proyek tersebut dan diduga menyebabkan kerugian negara Rp 313 miliar.


"Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekitar Rp 313 miliar," ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Jumat (13/3).


"Dugaan penyimpangan secara umum yaitu penunjukan langsung, Nindya Sejati Join Operation sejak awal diarahkan sebagai pemenang pelaksana pembangunan, rekayasa dalam penyusunan HPS dan penggelembungan harga, serta adanya kesalahan prosedur," imbuh Syarif.


Syarif menyebut laba yang diterima PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati sebesar Rp 94,58 miliar. Rinciannya, PT Nindya Karya sebesar Rp 44,68 miliar dan PT Tuah Sejati sebesar Rp 49,9 miliar.