Dualisme Demokrat, KPU RI: SK Kemenkumham Masih Pak AHY

Ketum Partai Demokrat, AHY mendatangi Kemenkumham dan KPU RI untuk mematahkan Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.

Dualisme Demokrat, KPU RI: SK Kemenkumham Masih Pak AHY
Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bersama Plt Ketua KPU RI, Ilham Saputra. (Foto: Detik.com)






KABAR.NEWS, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti bergerak cepat pasca adanya Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang dilakukan oleh Marzuki Alie Cs. AHY bersama sejumlah pengurus Partai Demokrat mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk menyerahkan dokumen. 

AHY mengaku dirinya ke KPU RI untuk menyerahkan sejumlah dokumen untuk menunjukkan bahwa KLB Partai Demokrat di Deli Serdang dan memilih Moeldoko abal-abal alias tidak sah. 

"Saya bersama Sekjen Partai Dmeokrat dan 34 pengurus DPD serta DPC menyerahkan dokumen ke KPU RI," ujarnya dikutip dari detik.com, Senin (8/3/2021). 

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI, Ilham Saputra mengatakan sampai saat ini Partai Demokrat sah adalah yang memegang Surat Keputusan (SK) Kemenkumham. Ilham mengaku sampai saat ini Partai Demokrat yang dipimpin AHY terdaftar secara resmi. 

"Sampai saat ini kami masih memegang SK dari Kemenkumham masih SK Demokrat pimpinan Pak AHY," kata dia. 

Ilham menegaskan pihaknya bekerja sesuai dengan Undang Undang berlaku untuk mengakui pimpinan partai politik yang sah. Ia mengaku prihatin jika ada partai yang mengalami konflik dan dualisme. 

"Sampai saat ini belum ada SK apa pun dari Kemenkumham ke kami. SK terakhir Demokrat dari Kemenkumham masih mengacu di Pemilu 2019 dan Pilkada 2020," kata dia. 

Sebelumnya, AHY bersama pengurus Demokrat mendatangi Kemenkumham untuk menyerahkan berkas kepengurusan. Hal itu dilakukan untuk mematahkan Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang diakui Kemenkumham.