Dua Pengedar Uang Palsu di Jeneponto Terancam 15 tahun Penjara

Ditangkap di Pasar Rumbia

Dua Pengedar Uang Palsu di Jeneponto Terancam 15 tahun Penjara
Ilustrasi uang palsu. (Pixabay/EmAji)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Dua terduga pengedar uang palsu di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi. Keduanya terancam dijerat hukuman pidana penjara selama 15 tahun.


Kasus ini bermula ketika tersangka berinisial R diamankan polisi di Pasar Rumbia Jeneponto, pada 5 Maret 2021. Dari hasil pengembangan polisi, uang tersebut diperoleh dari perempuan berinisial H untuk diedarkan.


"Penanganan uang palsu yang sejauh ini sudah ditangani Polres Jeneponto, sementara dalam proses penyelidikan, kemudian sudah dua orang yang ditahan, ibu rumah tangga," ujar Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021).


Tersangka H, kata Syahrul, memperoleh uang tersebut dari seseorang yang masih dalam pengejaran Polres Jeneponto. 


"Namun pengakuannya ini diperoleh uang palsu tersebut dari seseorang oknum juga, yang saat ini orang tersebut sementara dalam pencarian," ungkapnya.


Dari tangan tersangka R, polisi berhasil menyita uang palsu pecahan Rp50 ribu dengan jumlah Rp250 ribu. Uang palsu tersebut kemudian dibawa ke laboratorium forensik Polda Sulsel untuk diperiksa.


"Tadi barang bukti uang palsu dibawa ke Labfor. Keduanya sudah berstatus tersangka dan sudah ditahan di Polres," beber Syahrul.


Atas perbuatannya, polisi menjerat kedua tersangka dengan pasal 244 KUHP tentang pemalsuan mata uang rupiah yang dikeluarkan oleh negara atau bank.


"Diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun," tanda Syahrul.


Penulis: Akbar Razak/B