Skip to main content

Dua Daerah Ini Jadi Lokasi Kampanye Akbar Punggawa Macakka

punggawa macakka
Ketua Tim Pemenangan Rumah Kita IYL-Cakka, Bahar Ngitung (KABAR.NEWS/Ruslan)

KABAR.NEWS, Makassar - Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel Icshan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), akan melakukan kampanye akbar di dua tempat yang berbeda, yakni Kota Makassar dan Kabupaten Sidrap. 

Adapun IYL-Cakka memilih Makassar dan Sidrap sebagai lokasi kampanye akbar lantaran di Makassar, merupakan representasi dari populasi penduduk dengan jumlah paling banyak.

Sedangkan di Sidrap karena dianggap titik tengah dari beberapa kabupaten seperti Kabupaten Luwu, Toraja dan Ajatapareng. 

Menurut Ketua Tim Pemenangan Rumah Kita IYL-Cakka, Bahar Ngitung menjelaskan pada saat kampanye pasangan IYL-Cakka, dia akan menyampaikan sejumlah program kerja dan visi misi membangun Sulsel ke depannya. 

Sehingga lanjutnya, masyarakat dapat mengetahui apa saja poin yang ingin diwujudkan oleh pasangan yang mengusung tagline Punggawa Macakka dan dikenal berpihak dendam pendidikan ini. 

"Ada kemungkinan kita di Makassar dan Sidrap karena hanya ada dua kali kampanye terbuka. Karena di Makassar pemilih terbanyak terus kedua Sidrap ada ditengah-tengah. Jadi kita memberikan kesempatan kepada masyarakat dan konstituen untuk mendengarkan visi misi dan bagaimana penampilan kami punya figur. Di sana juga kita anggap tengah dari Luwu Raya, Toraja dan Ajatapareng," ujar Bahar Ngitung di Hotel Grand Clarion Makassar, Rabu (14/2/2018).

Selain itu IYL-Cakka juga akan melakukan rangkaian kampanye dan diskusi secara tertutup dibeberapa titik lokasi yang sudah ditentukan. Bahkan Anggota DPD RI asal Sulsel ini mengaku, setiap harinya, IYL-Cakka akan menghadiri sekitar 11 titik lokasi kampanye setiap harinya. 

"Satu hari sudah ada sekitar 11 titik setiap hari, tapi itu kampanye tertutup sedangkan kampanye terbuka dua kali diberikan KPU, kita persiapkan Makassar dan Sidrap," 

"Kampanye kita sudah siapkan perangkat, sisa menunggu petunjuk dari KPU tentang apa yang busa dan tidak bisa," tutupnya. 

  • Ruslan