Driver Ojol Diduga Lecehkan Penjual Kue Keliling di Makassar

Terekam CCTV

Driver Ojol Diduga Lecehkan Penjual Kue Keliling di Makassar
Potongan rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang ojol melakukan pelecehan terhadap  seorang wanita penjual kue. (Ist)






KABAR.NEWS, Makassar- Jagat maya kembali heboh dengan sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang ojek online, diduga melecehkan seorang wanita yang berdagang kue keliling di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Dalam video berdurasi 18 detik itu, nampak seorang pengemudi ojol yang memakai atribut lengkap melintas di kawasan lorong sempit. Terlihat juga, pedagang kue yang berjalan dengan dua kotak ditangannya, tiba-tiba dihampiri ojol tersebut lalu meremas bagian dada sang wanita.


Rekaman CCTV itu pun viral dan diunggah ke akun media sosial Instagram info_kejadian_makassar. Dalam keterangan video itu, ditulis peristiwanya terjadi di Jalan Teukur Umar, Kecamatan Tallo, Kamis (5/11/2020).


Kapolsek Tallo, Kompol Saharuddin membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah hukumnya. "Kita sudah terima informasi kejadian itu. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 06.00 tadi pagi," katanya via telepon.


Menurut Saharuddin, kondisi sekitar TKP saat kejadian memang masih cukup sepi. Polisi juga telah mengecek langsung tempat kejadian, sesaat setelah informasi dugaan pelecehaan itu viral di media sosial.


Khusus untuk terduga pelaku oknum ojol, petugas sementara mengidentifikasi nomor plat kendaraanya. Usai melecehkan korban, pelaku berupaya untuk kabur dengan sepeda motor yang digunakan.

"Kalau dilihat dari kamera (CCTV) pelatnya agak kabur," jelasnya.


Saharuddin mengungkapkan, pihaknya telah mengetahui identitas korban sesaat setelah mengecek ke lokasi kejadian. Petugas juga sudah memeriksa sejumlah warga setempat sebagai saksi. 


"Jadi korbannya memang tiap hari lewat di situ kalau menjual kue. Jalan kaki keliling," ungkapnya.


Korban lanjut, Saharuddin, adalah warga asal Kabupaten Maros, Sulsel. Setiap pagi, korban menjajakan dagangan kuenya ke warga setempat. 


"Kami juga sudah hubungi yang bersangkutan. Saya suruh untuk datang melapor. Katanya, baru besok (Jumat, 6 November) baru datang ke kantor," ucapnya.


Polisi telah menyita rekaman CCTV saat persitiwa terjadi. Rekaman dijadikan sebagai barang bukti untuk melengkapi laporan korban, Jumat, besok.


Rekaman CCTV sementara diidentifikasi untuk memperjelas pelat kendaraan yang digunakan pelaku. Saharuddin menegaskan, segera mengungkap kasus ini hingga pelakunya tertangkap.


Penulis: Reza Rivaldy/B