DPRD Sinjai Pertanyakan Pemecatan 5 Honorer, Seto Jawab Tak Tahu

Dipertanyakan Fraksi Golkar DPRD Sinjai

DPRD Sinjai Pertanyakan Pemecatan 5 Honorer, Seto Jawab Tak Tahu
Anggota DPRD Sinjai dari Fraksi Golkar, Muhammad Wahyu menyampaikan pandangan umum Fraksi Golkar pada rapat paripurna, Jumat (29/10/2021). (IST)






KABAR.NEWS, Sinjai - Anggota DPRD Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Muhammad Wahyu menanggapi pemberhentian 5 orang tenaga sukarela (Honorer) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sinjai.


Wahyu mempertanyakan pemberhentian itu secara langsung ke Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, saat menyampaikan pandangan umum Fraksi Golkar pada Rapat Paripurna penyerahan Ranperda tentang APBD tahun 2022 di DPRD Sinjai, Jumat (29/10/2021).


"Tadi, saat kami (Fraksi Golkar) menyampaikan pandangan umum, kami mempertanyakan pemberhentian 5 tenaga honorer, salah satunya ada yang sudah mengabdi selama 9 tahun di Dinsos. Tiba-tiba diberhentikan dengan dasar hukum salah satu kebijakan keuangan daerah," ujar Wahyu.


Namun, menurut Wahyu, bupati mengaku tidak mengetahui permasalahan tersebut. Seto hanya bilang akan segera memanggil Kepala Dinsos Sinjai A. Muhammad Idnan.


"Bupati menjawab tidak mengetahui masalah pemberhentian 5 tenaga Honorer di Dinsos. Namun Bupati Sinjai mengatakan akan segera memanggil Kadinsos," kata Wahyu.


"Saya berpesan kepada honorer maupun masyarakat Sinjai untuk bersabar. Kita tunggu jawaban bupati dari hasil pemanggilannya terhadap Kadinsos 
Sinjai," tambahnya.


KABAR.NEWS telah berulang kali mengirimkan permintaan wawancara kepada pihak Dinsos Sinjai mengenai pemecatan 5 honorer. 


Lima tenaga honor pada Dinsos Sinjai diberhentikan berdasarkan surat keputusan (SK) bernomor: 820/09.37/2021, tertanggal 28 Oktober 2021. Surat tersebut diteken Kepala Dinsos Sinjai, A. Muhammad Idnan. 


Satu dari lima honorer tersebut mengaku dipecat setelah 9 tahun mengabdi. Mereka diberhentikan tanpa surat teguran atau pemberitahuan awal karena tidak masuk kantor beberapa hari. 


Penulis: Syarif/B