Skip to main content

DPRD Ingatkan Pemprov Soal Rencana Aksi Stabilitasi Harga

tpid
High Level Meeting yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel. (Dok. Humas Sulsel)

KABAR.NEWS, Makassar- Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif, mengingatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk merespon berbagai persoalan yang ada di masyarakat pada pertemuan tersebut. 


Ia mensupport pemerintah melakukan program yang membantu percepatan pembangunan di Sulsel. Demikian juga agar pemerintah bisa menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan seperti beras, telur, ayam dan ikan. 


"Sebagai mitra pemerintah, kita mengapresiasi strategi yang ditawarkan pihak provinsi. Namun, perlu segera melakukan rencana aksi sehingga pemerintah siap menghadapi pergantian tahun," kata Muzayyin dalam rapat High Level Meeting di Kantor Gubernur, Jumat (15/11/2019) lalu.


Muzayyin menyampaikan, banyak menerima laporan dari masyarakat terkait kelangkaan BBM. Utamanya solar. Setiap sore di sepanjang jalan sekitar SPBU Kabupaten Maros, menumpuk truk yang menunggu BBM. 


Hal ini, tidak jarang menimbulkan kemacetan yang panjang.  "Persoalan itu harus segera diselesaikan agar tidak jadi faktor penghambat pembangunan Sulsel," sebutnya.


Baca juga: Tertinggi di Indonesia, Triwulan III 2019 Ekonomi Sulsel Tumbuh 7,21 Persen


Seperti diketahui, Inflasi Sulsel sampai dengan Oktober 2019 tercatat 3,36 persen (yoy), berada pada rentang sasaran target inflasi 3,5±1 persen. Tekanan inflasi Sulsel pada akhir tahun diperkirakan mengalami kenaikan sesuai dengan polanya. Sedangkan pada triwulan III-2019, ekonomi Sulsel tercatat tumbuh 7,21persen (yoy) dan menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.


Sebelumnya, terkait hal ini, Gubernur Nurdin Abdullah menyampaikan telah mengirimkan surat untuk penambahan kuota.


"Kami telah menyurat ke BP Migas untuk menambah kuota Sulsel. Hal ini terutama untuk memenuhi kebutuhan menjelang natal dan tahun baru," jelas Nurdin Abdullah. 


*Darsil/Cp/B

 

loading...