Doni Monardo Ingatkan Larangan Mudik: Bisa Bahayakan Orang Tua

Pemudik bisa menjadi carrier penyebaran Covid-19.

Doni Monardo Ingatkan Larangan Mudik: Bisa Bahayakan Orang Tua
Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo. (Foto: BNPB)






KABAR.NEWS, Jakarta - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Doni Monardo mengingatkan kepada warga tentang keputusan pemerintah yang melarang mudik. Keputusan tersebut dibuat untuk melindungi warga, khususnya bagi orang tua yang ada di kampung halaman. 

Doni mengakui jika mudik lebaran sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia, tetapi dengan adanya pandemi Covid-19 hal tersebut sangat membahayakan. Ia menyebut risiko penularan saat momen mudik Lebaran sangat tinggi, meski mengantongi surat negatif Covid-19. 

"Tidak ada jaminan seseorang yang memegang dokumen negatif Covid-19 tidak berpotensi terinfeksi. Kita sudah buktikan, mereka yang berada di dalam perjalanan itu punya risiko yang sangat tinggi," ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Rabu (21/4/2021). 

Doni mencontohkan, jika seorang pemudik terinfeksi Covid-19 dalam perjalanan dan tiba di kampung halaman, bersangkutan menjadi carrier dan berpotensi menulari sanak keluarga, termasuk orang tuanya di rumah.

Doni mengingatkan bahwa tidak semua daerah di kampung halaman memiliki fasilitas kesehatan baik. Akibatnya, dapat menimbulkan risiko fatal jika ada anggota keluarga tertular karena kendala fasilitas kesehatan. Dia mengatakan seorang pemudik yang pulang ke kampung halaman secara tak langsung telah membunuh orang tua.

"Di kampung belum tentu tersedia rumah sakit, belum tentu tersedia dokter, belum tentu tersedia fasilitas kesehatan yang baik," jelas Doni.

"Apa artinya? Yang bersangkutan (pemudik) sama halnya secara tidak langsung telah membunuh orang tuanya," imbuh Doni.