Skip to main content

DO dan Skorsing Mahasiswa, IAIM Sinjai Dilapork ke Ombudsman

DO dan Skorsing Mahasiswa, IAIM Sinjai Dilapork ke Ombudsman
Koordinator Devisi Anti Korupsi dan Reformasi Birokrasi LBH Makassar, Andi Haerul Karim, SH (kanan) menyerahkan berkas pelaporan ke Ombudsman Sulsel, Senin (18/2/2019). (IST)

KABAR.NEWS, Sinjai - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar melaporkan Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai ke Ombudsman Perwakilan Sulawesi Selatan, di Makassar, Senin (18/2/2019).


Baca juga: LPM Profesi UNM Gelar DJAa 2019, Aan Mansyur Bakal Jadi Pemateri

Kampus Muhammadiyah itu dilapor ke Ombudsman terkait dugaan kekerasan akademik atau drop out (DO) dan skorsing terhadap  4 orang mahasiswa.


Kordinator Devisi Anti Korupsi dan Reformasi Birokrasi LBH Makassar, Andi Haerul Karim, SH mengakatakan dirinya telah melakukan pelaporan ke Ombudsman terkait tindakan IAIM Sinjai yang cacat prosedural. 


"Kami sudah memasukkan laporan ke Ombdusman dan sudah diterima," ungkapnya.


Diketahui, 4 mahasiswa IAIM Sinjai diberhentikan secara tidak terhormat. Nuralamsyah dan Heri Setiawan di DO, sementara Abdullah dan Sulfadli Diskorsing beberapa minggu yang lalu.


Sementara, Puji selaku penerima laporan di kantor Ombudsman perwakilan Sulawesi Selatan telah menanggapi pengajuan laporan dari LBH Makassar.


Baca juga: UIN Alauddin Berangkatkan 3037 Mahasiswa KKN ke Lokasi Terdampak Bencana

Pihaknya mengatakan, kasus tersebut akan diproses untuk menindak lanjuti dugaan adanya pelanggaran administratif oleh pihak lembaga kampus IAIM Sinjai.


"Kami sudah terima laporannya dan akan diikutkan dulu dalam rapat untuk dibahas kemudian akan segera diproses, besok atau lusa," pungkasnya.


  • Syarif

 

loading...